Setelah lebih dari satu dekade menggunakan teknologi grafis lama, Mojang Studios mengumumkan rencana pembaruan besar untuk meningkatkan kualitas grafis Minecraft Java Edition.
Dikutip dari laporan Tom's Hardware, melalui pembaruan bertajuk Vibrant Visuals, game ini akan mulai mengganti sistem render OpenGL dengan teknologi Vulkan yang lebih modern.
Perubahan ini diharapkan membawa peningkatan performa, stabilitas, serta dukungan efek grafis yang lebih canggih.
Beralih dari OpenGL ke Vulkan
Selama bertahun-tahun, Minecraft Java Edition menggunakan OpenGL sebagai sistem render grafis. Teknologi ini dipertahankan agar game tetap mudah berjalan di berbagai platform seperti Windows, Linux, dan macOS.Namun, arsitektur OpenGL yang digunakan dinilai sudah cukup tua dan membatasi peningkatan performa maupun pengembangan fitur grafis modern. Karena itu, Mojang kini mulai beralih ke Vulkan sebagai sistem render baru.
Selain menawarkan performa yang lebih baik, renderer Vulkan akan dijalankan pada thread terpisah dari logika utama game. Pendekatan ini memungkinkan proses rendering berjalan lebih efisien.
Pergantian sistem grafis ini diperkirakan membawa sejumlah keuntungan, termasuk peningkatan performa serta stabilitas permainan. Selain itu, dukungan terhadap efek grafis modern juga akan lebih luas dibanding sebelumnya.
Meski demikian, perubahan ini juga dapat berdampak pada komunitas modding yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Minecraft Java Edition. Pengembang mod grafis kemungkinan perlu menyesuaikan karya mereka dengan sistem render baru.
Mojang menyebut proses transisi ini mungkin membutuhkan waktu bagi para modder. Pengembang juga meminta komunitas untuk memberikan masukan terkait API rendering yang digunakan.
Tahap Pengujian Segera Dimulai
Uji coba awal untuk renderer Vulkan dijadwalkan dimulai pada musim panas tahun ini. Pada tahap awal, pemain masih dapat memilih antara renderer lama dan renderer baru selama masa pengujian berlangsung.Namun, pembaruan ini kemungkinan tidak akan berjalan di semua perangkat. GPU yang tidak mendukung Vulkan berpotensi tidak dapat menjalankan renderer baru tersebut.
Jika implementasinya berjalan lancar, pembaruan Vibrant Visuals diperkirakan menjadi langkah besar dalam memodernisasi teknologi grafis Minecraft Java Edition yang sudah digunakan selama bertahun-tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News