Bladesong menawarkan dua mode utama. Pertama, Story Mode yang menghadirkan prolog dan bab pertama dari total lima bagian cerita. Latar kisah berada di Eren Keep, sebuah kota yang diperintah oleh Masked King.
Pemain berperan sebagai pandai besi yang harus menempa pedang untuk berbagai pelanggan, merekrut tiga rekan, serta berinteraksi dengan dua faksi besar: Crows yang penuh intrik dan kekerasan, serta Magisterium yang berorientasi pada ilmu pengetahuan. Misteri hilangnya pandai besi sebelumnya menjadi benang merah yang menambah ketegangan cerita.
Kedua, Creative Mode memberi kebebasan penuh bagi pemain untuk merancang pedang sesuai imajinasi. Berbagai bagian, material, dan teknik bisa dipadukan, lalu hasil karya dapat dibagikan ke komunitas atau bahkan dicetak dalam bentuk 3D. Mode ini menjadi ruang ekspresi kreatif yang unik bagi penggemar desain senjata.
Pengembang Bladesong menegaskan bahwa Early Access hanyalah langkah awal. Konten tambahan dan ekspansi akan terus hadir seiring masukan dari komunitas. Mereka mendorong pemain untuk aktif memberikan umpan balik melalui Discord, Steam Community, maupun ulasan di Steam.
Dengan konsep yang memadukan seni menempa pedang, intrik politik, dan kebebasan kreatif, Bladesong berpotensi menjadi salah satu game fantasi yang menonjol di tahun ini. Early Access ini membuka pintu bagi pemain untuk ikut membentuk masa depan game tersebut, sekaligus menikmati pengalaman unik menjadi pandai besi di dunia fantasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News