EA Tetap Berani Hadirkan Loot Box di FIFA 19
Fitur loot boxes di game FIFA 18.
Jakarta: EA kabarnya tetap tidak bergetar, setelah pemerintah Belgia memulai investigasi terkait loot box yang dianggap perjudian.

Dikutip dari media lokal Belgia, Nieuwsblad, pihak EA hingga saat ini masih tidak meghapus fitur loot box dari game FIFA 18. Justru petinggi EA Andrew Wilson megindikasikan loot box juga akan dihadirkan di FIFA 19.

Klaim Wilson adalah fitur loot box sama sekali bukan perjudian, karena pemain mengetahui jumlah konten yang mereka dapatkan berdasarkan transaksi yang mereka lakukan. FIFA 19 sendiri akan dirilis pada akhir September ini.


Perwakilan komisi regulasi game di Belgia bernama Peter Naessens yang berencana mengajukan gugatan kepada pihak EA, menyebutkan bahwa langkah yang diambil oleh pihak pemerintah lantaran keluhan dari pihak orang tua gamer serta komunitas game.

Banyak keluhan yang menyebutkan mereka sudah menghabiskan begitu banyak untuk loot box di FIFA 18, sehingga sebaiknya fitur digolongkan dalam kegiatan perjudian dan harus dihapuskan di Belgia.

Dari informasi yang dikumpulkan, loot box di dalam game buatan EA menjadi penyumbang pendapatan EA sekitar 67 persen atau setara EUR3 miliar (Rp51,9 tirilun), sehingga jauh lebih menguntungkan ketimbang penjualan game terbaru.

EA dikabarkan juga bersiap maju ke pengadilan apabila pihak pemerintah Belgia benar mengajukan gugatan ke publisher game besar tersebut.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.