Just Cause 4 dari Square Enix
Just Cause 4 dari Square Enix

Main Just Cause 4 Itu Seru, Tapi...

Teknologi games review game indonesia bandai namco
Mohammad Mamduh • 02 Januari 2019 15:46
Jakarta: Sepanjang tahun 2018, cukup banyak game yang menghadirkan konsep open-world. Sebagian orang mungkin menilai Grand Theft Auto adalah franchise open-world terbaik.
 
Alasannya sederhana, pemain diberikan akses tidak terbatas untuk melakukan berbagai hal dalam permainan. Biasanya, yang mereka lakukan selain mengikuti cerita utama adalah membuat kerusakan dan kerusuhan di kota.
 
Namun, ada satu lagi game yang mengangkat tema sejenis, tetapi dengan efek kekacauan yang lebih parah. Game tersebut adalah Just Cause. Franchise ini berada di bawah payung Square Enix, dan saat ini telah memasuki seri ke-4.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apa yang membuatnya berbeda dengan GTA adalah mekanisme dan ruang gerak pemain yang lebih lincah, sehingga tempo permainan juga tidak bisa disamakan dengan game lainnya. Just Cause 4 kembali meramaikan industri game menjelang akhir tahun.
 
Apa yang membuatnya menarik? Apa kekurangannya? Berikut ulasan Medcom.id.
 
Semenjak seri pertamanya, Just Cause selalu punya satu tokoh utama: Rico Rodriguez. Just Cause 4 kali ini membawanya ke benua Amerika Selatan, beberapa tahun setelah insiden yang muncul pada seri sebelumnya. Rico dihubungi oleh Mia Morales, seorang perempuan pejuang dari negara bernama Solis. Ia meminta Rico menghancurkan proyek senjata Illapa, yang bisa mengendalikan cuaca. Namun, kali ini ia akan dihadapi dengan beberapa kenyataan yang akan membuatnya terkejut.
 
Just Cause 4 kembali membawa elemen dunia terbuka dan luas yang menjadi ciri khas. Wilayah yang penuh dengan hutan dan pegunungan, tak lupa dengan perairan yang memberikan kesempatan kepada Rico untuk menjelajahnya, walaupun kali ini tidak sebanyak seri sebelumnya. Just Cause 4 mencoba menghadirkan dunia permainan yang cukup luas.
 
Selain perkotaan yang akan menjadi basis pertempuran Army of Chaos (kubu Rico dan Mira) melawan Black Hand sebagai antagonis, Rico juga akan menemukan banyak sekali instalasi militer. Sesuai selera, Anda bisa berkelana di darat, laut, dan udara.
 
Main Just Cause 4 Itu Seru, Tapi...
 
Main Just Cause 4 Itu Seru, Tapi...
 
Just Cause 4 tidak akan meminta pemain menghancurkan fasilitas penting seperti biasanya. Menghancurkan objek vital Black Hand akan membantu Rico mendapatkan poin yang cukup untuk membangun pasukan pemberontak. Saat jumlah pasukan sudah cukup, Rico bisa melancarkan serangan pada wilayah perbatasan musuh dan memperluas wilayah pertahanan pemberontak.
 
Rico bisa mengeksekusinya lewat peta permainan. Dari gaya ini, saya langsung melihat Just Cause 4 cukup kaku dibanding seri sebelumnya. Ini terlihat dari pergerakan kubu pendukung yang lebih tersistem, ditambah tampilan peta yang lebih terbatas. Selain itu, cukup banyak fungsi yang bisa dipakai pada peta, dan mempersulit gerak mouse saat memeriksa lini pertempuran. Secara pribadi, saya lebih menyukai antarmuka Just Cause 3.
 
Selama bertualang, Rico tetap menggunakan beberapa alat pendukung yang selalu ia bawa. Sebut saja grappling hook, yang membantunya menarik objek atau melemparkan dirinya ke titik lain. Banyak misi yang akan memanfaatkan alat ini, sehingga pemain akan digoda untuk meningkatkan kemampuannya.
 
Jangan lupa, Rico tetap bisa berselancar di udara, yang menjadi salah satu kemampuannya yang membuat pemainan lebih seru. Ia juga bisa memanggil suplai seperti senjata dan kendaraan, ketika pemain tidak bisa menemukannya di sekitar. Permintaan suplai ini dibuat lebih kompleks, yang memungkinkan Rico menyimpan pengaturan spesifik untuk satu pilot saat dipanggil.
 
Main Just Cause 4 Itu Seru, Tapi...
 
Selain misi utama, Just Cause 4 menawarkan cukup banyak misi sampingan. Sebenarnya, beberapa misi hadir dengan tujuan yang sederhana, seperti mencatat waktu terbaik atau menghancurkan kapal terbang musuh. Indikator misi dirancang kurang menarik, sehingga pemain akan kesulitan ketika memilih misi yang ingin dikerjakan.
 
Beberapa misi sampingan juga terlihat tidak berbeda dengan misi utama, sehingga ini bisa memberikan rasa bosan. Jangan terlalu khawatir, saat bosan, Anda bisa datang ke batas wilayah pertahanan untuk melihat tembak menembak antar dua kubu. Anda juga bisa ikut terjun dan menekan pertahanan lawan, walaupun tidak akan memberikan efek yang signifikan terhadap progres permainan.
 
Terkait persenjaan, menghadirkan berbagai perlengkapan baru, dan kali ini memang pilihannya cukup banyak. Anda bisa menggunakan senjata berat seperti perusak kendaraan lapis baja, atau senjata khusus yang bisa mengeluarkan gelombang petir.
 
Rico juga bisa menggunakan helikopter, dan kali ini cukup banyak pilihannya. Tentunya, ia juga bisa menggunakan kapal perang dan pesawat tempur, yang punya kecepatan lebih baik.
 
Just Cause 4 tidak membatasi teknik pemain ketika mengerjakan satu misi yang mengharuskannya masuk ke markas Black Hand. Anda bisa menyerang pakai pesawat tempur atau hanya berlari seperti Rambo, manapun selera yang diinginkan.
 
Main Just Cause 4 Itu Seru, Tapi...
 
Membicarakan visual, Just Cause 4 tetap menghadirkan detail lingkungan permainan dan objek yang berkualitas. Peta permainan yang luas memungkinkannya menghadirkan objek dengan lebih banyak. Kualitas grafisnya semakin baik berkat berbbagai efek yang memanfaatkan kemampuan VGA, seperti ledakan atau reruntuhan bangunan.
 
Memang, tidak semua bangunan bisa hancur, tetapi Anda tidak perlu khawatir menabrak tiang. Efek siang malam juga meningkatkan detil lingkungan, berkat pancaran sinar matahari yang berubah warna dan sudutnya. Begitu juga dengan malam hari yang menekankan pencahayaan lampu dari berbagai objek. Secara mekanik permainan, Just Cause 4 tidak menghadirkan banyak bug, yang biasanya membuat aneh permainan.
 

Kesimpulan
Secara keseluruhan, Just Cause 4 menghadirkan gaya permainan yang seru. Pemain bisa membuat kekacauan sesuka hati, ditambah dengan bala bantuan yang siap membantu. Berbagai misi yang hadir juga cukup menarik, terlepas dari beberapa yang jelas terlihat repetitif.
 
Meskipun punya kualitas grafis yang baik, bahkan termasuk yang terbaik selama 2018, Just Cause 4 harus diakui perlu sesuatu yang baru. Pemain penggemar franchise ini mungkin akan menyukainya, tetapi belum tentu gamer baru yang sudah terlanjur dihadapkan dengan banyak game sejenis yang mereka nilai lebih menarik.
 
Platform:PS4, Xbox One, PC
Developer:Avalanche Studios
Publisher:Square Enix
Tanggal Rilis:4 Desember 2018
Genre:Action-Adventure
7.8
Just Cause 4
Plus
  • Tempo cepat
  • Rico masih lincah dan rusuh
  • Senjata lebih banyak
Minus
  • Perlu hal baru
  • Progres permainan cenderung kaku

 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif