Pamali, Satu Lagi Gim Horor Khas Indonesia
Potongan gameplay gim Pamali.
Jakarta: Industri gim Tanah Air tidak boleh diremehkan, karena kini ada satu gim buatan lokal yang sangat menjanjikan berjudul Pamali karya StoryTale Studios. Sesuai dengan nama gim tersebut, Pamali akan menambah daftar gim horor dengan hantu khas Indonesia.

Pamali sudah tampil di layanan Steam sejak tanggal 4 Juli lalu. Berdasarkan video yang diunggah oleh StoryTale Studios gim ini menyajikan kualitas grafis yang harus diakui belum setara gim internasional, tapi menurut Medcom.id sudah memuaskan.

Berdasarkan penelusuran Medcom.id sejauh ini, gim Pamali masih dalam tahap pengembangan. Di layanan Steam, StoryTale Studio sudah menyediakan demo chapter cerita pertama yang bisa diunduh dan dimainkan gratis.


Pamali mengisahkan karakter utama bernama Jaka yang diketahui ditugaskan oleh kakak perempuannya untuk membersihkan rumah milik kakak yang sudah lama tidak dihuni. Jaka harus membersihkan rumah tersebut karena agar bisa segera dijual.

Tentu saja dalam petualangan Jaka membersihkan rumah tersebut akan disajikan beragam pengalaman aneh yang berkaitan dengan sosok hantu khas Indonesia yang bermunculan selama permainan. Untuk menambah kesan mencekam gim ini juga menggunakan latar musih daerah Tanah Air.

Dalam deskripsi di halaman Steam, pihak StoryTale Studios hanya mencatumkan bahwa gim Pamali akan dirilis pada kuartal ke-4 2018. Diketahui, ternyata StoryTale Studios juga membuka penggalangan dana untuk proyek pengerjaan Pamali di halaman Kickstarter.

Pamali patut dicoba dan diberikan dukungan sebagai salah satu apresiasi gim dengan rasa khas Tanah Air yang berpotensi terkenal hingga skala internasional.





(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.