Cara Main Yasha Legends of the Demon Blade dan Hadapi Pasukan Iblis.
Cara Main Yasha Legends of the Demon Blade dan Hadapi Pasukan Iblis.

Gamer Sudah Bisa Main Yasha: Legends of the Demon Blade

Mohamad Mamduh • 21 Mei 2025 16:38
Jakarta: Industri game kembali diramaikan dengan kehadiran Yasha: Legends of the Demon Blade, sebuah game action RPG bergaya Jepang dengan elemen roguelite yang dikembangkan oleh studio indie asal Taiwan, 7Quark, dan diterbitkan secara global oleh Game Source Entertainment (GSE).
 
Game tersebut resmi dirilis di berbagai platform, termasuk Steam, Nintendo Switch, PlayStation 4, dan PlayStation 5, dengan sejumlah penawaran eksklusif seperti diskon peluncuran, artbook digital, soundtrack resmi, serta stiker Line bertema karakter game.

Latar Cerita dan Fitur Utama

Yasha: Legends of the Demon Blade membawa pemain ke dunia fiksi Jepang pada era Edo yang telah dikuasai oleh makhluk iblis, setelah kebangkitan kembali makhluk legendaris Rubah Ekor Sembilan yang memimpin pasukan kegelapan untuk menghancurkan umat manusia. Dalam permainan ini, pemain dapat memilih satu dari tiga karakter utama dengan latar belakang dan gaya bertarung yang unik:
  1. Shigure, seorang ninja abadi yang menggunakan pedang iblis. Suaranya diisi oleh Yoko Hikasa, dikenal dari perannya sebagai Mio di K-On! dan Frieda di Attack on Titan.
  2. Sara, utusan Oni yang bertarung dengan sepasang pedang cepat. Diperankan oleh Ayana Taketatsu, pengisi suara Azusa di K-On! dan Nino di The Quintessential Quintuplets.
  3. Taketora, seorang samurai iblis sekaligus pemanah hebat, diperankan oleh Rikiya Koyama, yang terkenal lewat perannya sebagai Kiritsugu di Fate/Zero dan Yamato di Naruto
Ketiganya membawa gaya bertarung berbeda yang menambah variasi pengalaman bermain dalam menghadapi gelombang musuh yang tak henti.

Peluncuran dengan Beragam Konten Tambahan dan Diskon Menarik

Sebagai bagian dari perayaan peluncuran global ini, GSE juga merilis sejumlah konten pendamping yang siap memanjakan para penggemar:
  • Artbook digital berisi ilustrasi eksklusif dari dunia dan karakter game.
  • Soundtrack original dan lagu karakter yang membawa nuansa khas Jepang klasik dan modern.
  • Diskon 10% untuk pembelian game versi standar selama minggu pertama peluncuran.
  • Diskon 20% untuk edisi deluxe, yang mencakup game lengkap, artbook, soundtrack, dan konten tambahan lainnya.

Dukungan Pasca-Rilis: Update Konten dan Mode Baru

7QUARK berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan game setelah peluncuran. Sebagai bagian dari janji mereka kepada para pendukung di Kickstarter, tim pengembang telah mengumumkan serangkaian update konten pasca-rilis, termasuk:
  • Penambahan 6 senjata baru dan skin karakter untuk Shigure, Sara, dan Taketora.
  • Mode Boss Rush yang menguji kemampuan pemain dalam pertarungan beruntun melawan para bos.
  • Fitur voice replay, memungkinkan pemain mendengarkan ulang dialog atau suara karakter favorit mereka.
  • Variasi baru dalam pola serangan musuh, meningkatkan tantangan serta memperdalam pengalaman bertarung.

Animasi Peluncuran dan Stiker Line Resmi

Menambah semarak peluncuran, GSE juga merilis animasi resmi game ini di kanal YouTube, yang diproduksi oleh studio ternama Bandai Namco Pictures. Animasi ini memperkenalkan dunia dan karakter utama dengan visual menawan, menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta anime dan game Jepang.
 
Selain itu, stiker resmi LINE bertema Yasha: Legends of the Demon Blade juga telah tersedia. Stiker-stiker ini menampilkan versi chibi dari karakter-karakter utama lengkap dengan ekspresi lucu dan meme populer, memberikan sentuhan humor khas yang bisa digunakan di percakapan sehari-hari.

7Quark adalah tim pengembang game indie asal Taiwan yang fokus pada proyek orisinal dengan inspirasi budaya Asia, sementara Game Source Entertainment (GSE), yang didirikan di Hong Kong sejak 2006, telah menjadi pemain besar dalam industri game Asia.
 
GSE dikenal atas dedikasinya dalam mendukung pengembang lokal dan menghadirkan game Asia ke pasar global, termasuk dengan memperluas jaringan retail fisik dan dukungan terhadap eSports.
 
Dengan gabungan visual artistik, gameplay penuh aksi, dan atmosfer budaya Jepang yang kental, Yasha: Legends of the Demon Blade menjadi salah satu rilisan indie paling menonjol tahun ini. Game ini tidak hanya menjanjikan pengalaman bermain yang imersif, tapi juga membuktikan kekuatan kreativitas studio Asia dalam menghadirkan game berkualitas tinggi ke pasar global.
 
Yasha: Legends of the Demon Blade kini sudah dapat dibeli di platform digital dan fisik pilihanmu. Apakah kamu siap menghadapi pasukan iblis dan mengungkap rahasia kelam di balik legenda rubah berekor sembilan?
 
(Valesca Saputra)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA