ESL Indonesia Championship Pertandingkan AoV dan DOTA 2

Cahyandaru Kuncorojati 15 November 2018 11:45 WIB
gamesesportdota 2
ESL Indonesia Championship Pertandingkan AoV dan DOTA 2
Kompetisi ESL di tingkat internasional.
Jakarta: Organisasi esport ESL Indonesia digandeng Salim Group mulai menggelar kompetisi perdananya.

Hanya ada dua game yang dipertandingkan tapi tergolong populer di Indonesia. Dua game tersebut adalah AoV (Arena of Valor) dan DOTA 2.

Kedua game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) tersebut sudah mulai dipertandingkan untuk babak kualifikasi sejak 14 November 2018. Ada empat babak kualifikasi dan setiap babak kualifikasi akan dicari dua tim untuk bertarung di babak offline ESL Indonesia Championship musim pertama.


Hadiah total yang disiapkan sebesar USD100.000 atau senilai Rp1,5 miliar. Dari pantauan Medcom.id, tim pendaftar di kedua game yang dikompetisikan jumlahnya sangat banyak mencapai angka 50 tim untuk satu babak kualifikasi.

Pada kompetisi game AoV saja terpantau ada 103 tim yang mendaftar di babak kualifikasi pertama, lalu di kualifikasi kedua ada 82 tim, kualifikasi ketiga diisi 60 tim dan kualifikasi keempat ada 65 tim. Tim yang kalah di babak kualifikasi pertama masih bisa mendaftar lagi di kualifikasi lain.

Sementara di game DOTA 2, ada 52 tim terdaftar di baak kualifikasi pertama, di kualifikasi kedua ada empat tim, dan di kualifikasi ketiga sekaligus keempat sama-sama terdaftar 27 tim.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.