Obbyphy, remaja yang sukses berkat game dan Youtube (Instagram)
Obbyphy, remaja yang sukses berkat game dan Youtube (Instagram)

Kisah Remaja Sempat Jadi Ojol Lalu Sukses di Dunia Game

Rendy Renuki H • 22 Juni 2021 16:37
Jakarta: Industri game dan esports berkembang sangat pesat termasuk di Indonesia. Sehingga gamers kini bisa menjadi salah satu profesi yang cukup menjanjikan.
 
Pemasukan dan hadiah yang bersumber dari game tak jarang kerap membuat tercengang. Para gamers banyak yang merasakan kehidupannya berubah drastis berkat sumber pemasukan dari game.
 
Salah satunya seperti yang dibuktikan Obbyphy, seorang gamers dan content creator di Youtube. Awalnya, dia menjalani hidup yang cukup sulit karena menjadi yatim piatu dan dibesarkan sang nenek.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Obbyphy terpaksa berhenti sekolah kelas 2 SMP lantaran kesulitan biaya, juga sempat menjadi ojek online (ojol) untuk mencukupi kehidupannya. Namun, kondisinya berubah drastis usai game dan esports mulai marak menginvasi Tanah Air.
 
Dua serius menekuni game Mobile Legends, dan sembari menjadi Youtuber gaming pada 2018. Merasa kurang sambutan dari penonton, dia pun beralih ke game Free Fire.
 
Setelah kurang lebih satu tahun, dia kembali merasa Free Fire peminatnya hanya itu-itu saja dan tidak berkembang. Akhirnya pada Agustus 2019 dia mencoba mengubah konsep kontennya, dari awalnya bermain game menjadi reaction.
 
Dalam konten itu terlihat adanya persaingan antara pecinta game Free Fire, PUBG, serta Mobile Legends. Namun Obbyphy mengakui tidak bermaksud mengkritik salah satu pecinta game tersebut, akan tetapi mengedukasi penontonnya agar tetap menjadi pribadi yang baik.
 
"Karena semua itu hanya untuk hiburan, tidak untuk menjadikan kita untuk membenci satu sama lain," ujarnya.
 
Seiring berjalannya waktu, channel Youtube miliknya pun mulai disukai dan ditonton banyak orang. Kesabaran dan kerja kerasnya pun berbuah golden play button dari Youtube, dan kini jumlah subscriber-nya telah mencapai lebih dari 6 juta.
 
"Kesuksesan tidak selalu bergantung dari ijazah dan seberapa tinggi pendidikan yang kita punya, melainkan keringat kerja keras dan ada kemauan untuk maju," ungkapnya.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif