Dikembangkan oleh studio independen asal Prancis, Douze Dixième, dan diterbitkan oleh Focus Entertainment, MIO: Memories in Orbit juga hadir sejak hari pertama di layanan Xbox Game Pass. Game ini turut dioptimalkan dan dapat dimainkan sepenuhnya di Steam Deck.
Dalam MIO: Memories in Orbit, pemain akan berperan sebagai MIO, sebuah android gesit yang terbangun sendirian di dalam The Vessel, sebuah kapal luar angkasa raksasa yang terbengkalai di tengah kehampaan antariksa. Pemain diajak menjelajahi lorong-lorong labirin yang dipenuhi vegetasi liar, mesin-mesin rusak, serta berbagai ancaman misterius, sembari mengungkap potongan ingatan dan rahasia masa lalu kapal tersebut.
Atmosfer menjadi salah satu kekuatan utama MIO: Memories in Orbit. Setiap sudut The Vessel dirancang untuk menghadirkan rasa keindahan sekaligus ketegangan, di mana eksplorasi selalu dibarengi dengan bahaya. Pemain dituntut untuk terus bereksperimen, meningkatkan kemampuan, serta menguasai berbagai modifier untuk bertahan hidup dan membuka jalur-jalur tersembunyi.
Dari sisi gameplay, MIO mengombinasikan platforming presisi dengan pertempuran yang dinamis. Tantangan yang disajikan tidak akan menggandeng tangan pemain secara berlebihan, sehingga rasa penasaran dan keterampilan menjadi kunci utama untuk mengungkap rahasia, sumber daya, hingga menghadapi musuh-musuh berbahaya.
Sarah Hourcade, Co-founder Douze Dixième sekaligus produser MIO: Memories in Orbit, menyebut proyek ini sebagai perwujudan kecintaan tim terhadap genre metroidvania. Setelah lima tahun pengembangan, mereka berharap pemain dapat merasakan dunia sci-fi misterius dengan identitas visual kuat yang dibangun melalui mesin gim buatan sendiri.
Tak hanya mengandalkan visual, pengalaman imersif MIO juga diperkuat oleh musik latar yang digarap komposer Nicolas Gueguen. Album berisi 75 trek ini memadukan melodi ambient, synth berlapis, serta paduan suara yang direkam secara langsung untuk mempertegas nuansa kelam dan melankolis The Vessel. Soundtrack tersebut tersedia di berbagai platform streaming musik mulai 20 Januari 2026.
MIO: Memories in Orbit dibanderol dengan harga USD 19,99 atau sekitar Rp300 ribuan, dengan diskon peluncuran sebesar 10 persen di sejumlah platform. Pemilik versi Nintendo Switch generasi pertama juga bisa mendapatkan upgrade ke Nintendo Switch 2 tanpa biaya tambahan.
Dengan perpaduan eksplorasi mendalam, tantangan mekanik yang menuntut presisi, serta atmosfer sci-fi yang kuat, MIO: Memories in Orbit hadir sebagai salah satu rilisan metroidvania yang patut diperhitungkan pada awal 2026.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News