Controller Google Stadia.
Controller Google Stadia.

Gegara Stadia, Saham Sony dan Nintendo Turun

Teknologi google amd sony nintendo
Cahyandaru Kuncorojati • 20 Maret 2019 15:27
Jakarta: Google akhirnya mengumuman langkah besar di industri game dengan memperkenalkan Stadia. Menariknya, setelah pengumuman tersebut saham beberapa perusahaan game dikabarkan sempat surut.
 
Saham Sony dan Nintendo disebut turun cukup signifikan usai pengumuman Google Stadia di acara Game Developers Conference (GDC) 2019. Pagi ini dilaporkan saham Sony turun 4,5 persen dan Nintendo 4,6 persen. Penurunan ini disebut terendah selama enam minggu terakhir.
 
Teknologi layanan streaming game Google Stadia memungkin game dimainkan di beragam perangkat lewat aplikasi peramban internet Google Chrome. Jadi pengguna hanya berlangganan layanan tersebut tanpa harus membeli konsol atau PC untuk memainkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sony dan Nintendo adalah sangat mengandalkan penjualan konsol. Google Stadia tampaknya cukup mengusik pasar mereka. Perlu diketahui, bahwa bisnis model lain dari kedua perusahaan adalah mengenakan biaya untuk publisher game membuat game mereka bisa berjalan di konsol tersebut.
 
Model bisnis kedua yang disebutkan kini semakin diterapkan karena banyak gamer yang memilih bermain game gratis di mobile. Sementara game gratis tidak bisa dimonetisasi sebesar game berbayar. Game model ini yang populer contohnya Fortnite, yang diilis gratis tapi menawarkan konten in-game yang harus dibeli.
 
Di sisi lain, dikutip dari CNBC bahwa saham AMD meningkat setelah pengumuman Google Stadia. Saham AMD naik 11,8 persen karena diketahui komponen GPU AMD digandeng Google untuk melakukan proses rendering grafis di sistem cloud Google Stadia.
 
Layanan streaming Google Stadia menjadi pesaing Microsoft Project xCloud yang merupakan bagian dari Xbox. Namun, Stadia tampak jauh lebih mutakhir dibandingkan kompetitornya karena game bisa dimainkan hanya lewat peramban internet.
 
Vice President Project Stream Google, Majd Bakar mengklaim Stadia bisa melakukan streaming di 60fps resolusi HDR dan 4K. Ke depannya, Stadia bisa menyajikan resolusi 8K di framerate 120 fps. Stadia bakal menjadi peluang bisnis baru bagi publisher game.
 
Google Stadia baru akan tersedia untuk kawasan Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris. Belum diketahui bagaimana model bisnisnya, apakahgamerharus membayar biaya berlangganan atau juga membayar sewa untuk setiap game.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif