Secara tak terduga, game buatan studio indie asal Bandung, Eksil Team, yang berjudul Acts of Blood, berhasil mendapatkan sorotan utama dengan penayangan perdana trailer gameplay-nya di acara prestisius Summer Game Fest 2025.
Pengumuman ini sontak menjadi perbincangan hangat dan menuai pujian dari berbagai media game internasional. Acts of Blood menyajikan sebuah premis yang kelam dengan cita rasa lokal yang sangat kental.
Berlatar di jalanan kota Bandung yang diubah menjadi versi distopian, game ini menceritakan kisah balas dendam seorang mahasiswa hukum bernama Hendra.
Setelah keluarganya dibunuh secara keji oleh rival bisnis ayahnya dan sistem hukum yang korup gagal memberikan keadilan, Hendra terpaksa menempuh jalan kekerasan untuk menuntut pembalasan dengan tangannya sendiri.
Dari trailer yang ditampilkan, Acts of Blood menjanjikan sebuah game aksi beat 'em up dengan pertarungan brutal tanpa kompromi.
Banyak media luar negeri menggambarkannya sebagai perpaduan antara mekanik pertarungan tangan kosong yang presisi dari game Sifu dengan nuansa sinematik penuh adrenalin dari film laga Indonesia, The Raid.
Pemain dapat melancarkan kombo yang dinamis, melakukan blok dan serangan balik, serta memanfaatkan berbagai senjata jarak dekat maupun senjata api. Tidak hanya itu, lingkungan sekitar yang dapat dihancurkan dan elemen parkour untuk pergerakan lincah menambah kedalaman strategis dalam setiap pertarungan.
Kehadirannya di Summer Game Fest bukanlah tanpa perjuangan. Beberapa media lokal mencatat bahwa game ini sebelumnya dikembangkan dengan nama "Condemned", sebelum akhirnya berevolusi menjadi Acts of Blood dan berhasil mencuri perhatian global.
Bagi para pemain yang tidak sabar, Eksil Team telah merilis demo gratis yang saat ini sudah bisa diunduh melalui platform PC (Steam). Sementara itu, versi rilis penuh dari Acts of Blood dijadwalkan akan meluncur pada musim panas tahun 2026.
Penampilan gemilang ini bukan hanya kemenangan bagi Eksil Team, tetapi juga sebuah pernyataan kuat bahwa developer game Indonesia memiliki kualitas dan kreativitas untuk bersaing di panggung dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News