Tampilan judul game Rainbow Six: Quarantine.
Tampilan judul game Rainbow Six: Quarantine.

Ubisoft Bawa Zombie ke Rainbow Six: Quarantine

Teknologi games ubisoft
Cahyandaru Kuncorojati • 11 Juni 2019 09:02
Jakarta: Ubisoft akhirnya terjun ke tren game berelemen zombie. Namun, Ubisoft menjamin game ini akan berbeda dari tren milik kompetitor seperti Call of Duty. Perkenalkan, Rainbow Six Quarantine.
 
Meminjam franchise Tom Clancy's Rainbow Six, Ubisoft membawa elemen game FPS tactical khas franchise tersebut dengan bumbu zombie. Ubisoft sendiri lebih memilih menyebutnya sebagai mutasi manusia di dalam blog resmi mereka.
 
Tentu saja, elemen FPS tactical akan membuat game ini berbeda. Bagaimana gameplay yang disajikan? Ubisoft masih sebatas memberikan video teaser. Diperlihatkan dua orang operator menyelamatkan satu karakter yang terpojok oleh serangan makhluk zombie.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Operator ini masih sama dengan operator atau tentara elite di Rainbow Six: Siege. Kemungkinan besar elemen taktis yang disajikan masih sama. Diperlihatkan bahwa karakter yang ditolong tampaknya sudah terluka dan mengenang alat di pergelangan tangan.
 

 
Diduga alat tersebut berisi sebagai medis atau vaksin yang mencegah karakter operator ikut bermutasi menjadi zombie. Selebihnya tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai tanggal rilis game ini.
 
Lead Game Designer Ubisoft untuk Rainbow Six: Quarantine, Bio Jade, menyebutkan bahwa gameplay yang disajikan mengusung PvE. Jadi akan ada tiga pemain yang bersama masuk ke dalam sebuah area karantina dan menghadapi zombie.
 
Jade tidak memberikan detil banyak. Dia memastikan bahwa elemen tactical dan karakter operator di Rainbow Six: Siege akan tampil di dalamnya membawa narasi karakter yang masih sama. Jade menyebutkan Rainbow Six: Quarantine akan dirilis pada tahun 2020.
 

 
Sebelumnya Ubisoft pernah meniru jejak Call of Duty dengan menyediakan mode gameplay survival melawan zombie. Versi Ubisoft dihadirkan pada update Rainbow Six: Siege seri Operation Chimera di event Outbreak.
 
Namun mode PvE tersebut hanya sementara, selama empat minggu. Diceritakan terjadi wabah epidemik terjadi di sebuah kota yang mengubah manusia bermutasi menjadi monster. Di sini diperkenalkan dua operator Rainbow Six yang memiliki bidang dan kemampuan di biokimia dari pasukan elit Prancis (GIGN) dan Rusia (Spetsnaz).
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif