Nexon. (KWSN)
Nexon. (KWSN)

Raksasa Game Korea Nexon Mendadak Dijual

Teknologi games
Cahyandaru Kuncorojati • 04 Januari 2019 16:25
Jakarta: Nexon adalah perusahaan game raksasa asal Korea Selatan yang telah merilis game untuk platfrom PC maupun mobile sejak lama. Perusahaan yang memiliki cabang di Jepang, Amerika Serikat, Thailand, dan Taiwan itu kini dikabarkan dijual oleh pendirinya, Kim Jung Ju.

Anehnya, hingga saat ini, sang pendiri dan perusahaannya sama sekali tidak memberikan penjelasan tentang langkah yang mereka ambil, menurut laporan Kotaku. Kim Jung Ju disebut akan menjual 98,64 persen saham dari perusahaan induk Nexon yaitu NXC Corp, yang nilainya mencapai USD10 miliar atau sekitar Rp142,7 triliun.

Nexon didirikan pada tahun 1994. Mereka mulai menjual sahamnya untuk publik pada tahun 2011 dan berhasil menjadi perusahaan dengan valuasi sebesar USD1,2 miliar atau sekitar Rp17,1 triliun. Nexon dipercaya untuk membuat beberapa game dari franchise milik publisher game besar termasuk versi mobile.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Menurut rumor yang beredar di negara asalnya, Kim sudah jenuh dengan regulator Korea Selatan yang menuduhnya melakukan korupsi. Padahal, dia mengaku dia sama sekali tidak bersalah dan pihak NXC juga sudah mengonfirmasi bahwa tuduhan itu tidak benar. Tetap saja, pihak NXC sama sekali tidak mau memberikan alasan mengapa Kim menjual saham perusahaan. Namun, perusahaan tidak mengelak bahwa mereka tengah melakukan persiapan penjualan saham.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa Deutsche Bank dan firma Morgan Stanley sudah dipercaya untuk mengurus proses penjualan saham NXC Corp. Mengingat sahamnya yang sangat besar, kemungkinan hanya pemain besar di industri game yang berminat dan mampu membelinya.

Beberapa game garapan Nexon antara lain Counter Strike Nexon, Dragon Nest, FIFA Online 4, Final Fantasy 14, Need for Speed: Edge. Beberapa game buatan Nexon juga ada yang beredar di Indonesia, misalnya game mobile PointBlank: Strike.


(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi