Won baru saja menandatangani kontrak senilai USD150 ribu (Rp2 miliar) per tahun, lapor ESPN. Itu artinya, pendapatan Won per tahun lebih besar USD100 ribu (Rp1,3 miliar) dari standar pendapatan minimal pemain Overwatch profesional. Menariknya, Won masih berumur 17 tahun, seperti yang disebutkan oleh Engadget.
Won bisa mendapatkan gaji tinggi karena dia diperebutkan oleh dua tim profesional, yaitu NRG eSports dan Cloud9. Tawaran yang diberikan oleh keduanya terus naik, hingga akhirnya nilai tersebut mencapai USD150 ribu. Pada akhirnya, Won memutuskan untuk bergabung dengan NRG.
Mengingat Won masih di bawah umur, maka kontrak ini ditandatangani oleh ibunya. Dengan bergabung bersama NRG, Won akan kembali bertemu dengan Brad Rajani salah satu pemilik dari Selfless Gaming. Baik Won atau NRG tidak berkomentar terkait penandatanganan kontrak ini. Namun, sinatraa me-retweet ucapan selamat dari teman satu timnya di Overwatch Team USA, Russell "FCTFCTN" Campbell.
Congrats to my boy @sinatraaOW on the big contract. One of the easiest players to work with and at such a young age. You're a beast dude!
— Russell Campbell (@FaZeFCTFCTN) September 3, 2017
Selain gaji, Won juga akan mendapatkan keuntungan bekerja sebagai pemain profesional di liga Overwatch, seperti asuransi kesehatan dan rencana pensiun. Selain itu, dia juga akan mendapatkan bonus dari turnamen. Turnamen pertama Overwatch ini menawarkan total hadiah sebesar USD3,5 juta (Rp46,6 miliar) dengan tim pemenang akan mendapatkan setidaknya USD1 juta (Rp13,3 miliar).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News