Dikembangkan oleh Douze Dixième dan diterbitkan Focus Entertainment, MIO: Memories in Orbit membawa pemain menjelajahi sebuah struktur misterius bernama Vessel. Pemain mengendalikan Mio untuk menelusuri area-area yang saling terhubung, membuka jalur baru, serta mempelajari kemampuan gerak yang menitikberatkan presisi, waktu, dan kelincahan.
Eksplorasi menjadi elemen utama permainan ini. Setiap area dirancang untuk mendorong pemain menguasai pergerakan karakter secara bertahap, sekaligus menyesuaikan diri dengan rintangan yang semakin kompleks seiring progres permainan.
Dari sisi visual, Vessel ditampilkan dengan gaya artistik yang beragam. Setiap ruang memiliki suasana berbeda dan menyampaikan cerita melalui lingkungan, sehingga narasi terasa menyatu dengan eksplorasi tanpa bergantung pada dialog yang panjang.
Sepanjang perjalanan, pemain juga akan bertemu dengan berbagai penghuni Vessel. Interaksi dengan karakter-karakter tersebut memberi konteks emosional pada perjalanan Mio, sekaligus menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali dunia yang perlahan kehilangan denyut kehidupannya.
Di sisi lain, Vessel bukanlah tempat yang aman. Ancaman dan bahaya hadir di berbagai sudut, memaksa pemain untuk bertahan hidup sambil terus bergerak maju. Ketegangan ini dipadukan dengan mekanik pertempuran dan rintangan, tanpa menghilangkan fokus utama pada eksplorasi.
MIO: Memories in Orbit dijadwalkan rilis pada 20 Januari untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch, serta PC melalui Steam, Epic Game Store, dan Microsoft Store.
Gim ini juga akan tersedia sejak hari pertama di Xbox Game Pass, sementara masa pre-order telah dibuka dengan potongan harga 10 persen di seluruh platform, dengan ketentuan diskon di PlayStation khusus bagi pelanggan PS Plus.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News