Sistem Narasi Berbasis Chapter
Dalam wawancara bersama media Trois Couleurs, Co-Studio Head Rockstar Games, Rob Nelson, mengungkapkan bahwa GTA 6 dibangun menggunakan sistem alur cerita yang terbagi ke dalam beberapa bab. Meski belum membeberkan jumlah bab maupun durasi spesifiknya, Nelson menjelaskan bahwa mekanisme ini memungkinkan transisi narasi berjalan lebih alami.
Melalui pendekatan tersebut, Rockstar dapat berfokus mematangkan aspek gameplay, eksplorasi dunia, serta dinamika yang dihadapi dua karakter utama, Jason dan Lucia, seiring berjalannya alur cerita utama di Vice City.
Fleksibilitas Gameplay dan Pembentukan Misi
Nelson menjelaskan bahwa pengembangan cerita dimulai dari penetapan alur utama, yang kemudian disusul penyusunan misi dan lokasi pendukung. Setelah itu, tim pengembang mengevaluasi berbagai kemungkinan jika pemain memilih tindakan di luar alur utama.
"Permainan ini dibagi dalam beberapa bab untuk membantu menentukan arah pergerakan cerita. Setelah menentukan misi utama dan poin plot kunci, kami menguji kelancarannya serta mengantisipasi jika pemain ingin menyimpang dari jalur utama. Proses ini dibangun secara berlapis dengan mengevaluasi elemen yang berhasil dan yang tidak," ujar Nelson mengutip Trois Couleurs.
Adopsi Formula Red Dead Redemption 2
Penggunaan sistem bab sebelumnya telah diterapkan pada Red Dead Redemption 2. Mekanisme tersebut sukses membawa karakter Arthur Morgan dan geng Van der Linde melintasi berbagai lokasi dan fase cerita, tanpa mengorbankan kebebasan pemain di dunia open-world.
Langkah ini mengindikasikan bahwa GTA 6 tidak hanya mengadaptasi ketelitian detail dunia dari Red Dead Redemption 2, tetapi juga mengadopsi struktur narasinya untuk diterapkan pada latar dunia modern.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)