Tyler
Tyler

Berapa Pendapatan Streamer Fortnite Ninja?

Teknologi game esport
Ellavie Ichlasa Amalia • 04 Januari 2019 14:03
Jakarta: Bintang Twitch, Tyler "Ninja" Blevins akhirnya mengakui jumlah uang yang dia dapatkan selama satu tahun. Dia mendapatkan hampir USD10 juta pada 2018. 

Ninja punya lebih dari 20 juta pengikut di YouTube dan 12,5 juta pengikut di Twitch. Dari semua pengikut Twitch, sebanyak 40 ribu orang merupakan pengikut berbayar. Ninja mengatakan, dia menganggap dirinya sebagai pengusaha, membandingkan kanalnya dengan toko kopi. 

"Mereka akan mencari toko kopi lainnya jika Anda tidak ada... Anda harus selalu ada setiap waktu," katanya. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Blevins memang menghabiskan banyak waktunya untuk menayangkan konten. Menurut TechCrunch, sang streamer mengaku bahwa dia membuat video live sekitar 12 jam setiap hari. Dalam satu tahun, Ninja telah membuat konten selama 4 ribu jam.  Sebagian uang yang Blevins dapatkan dia dapatkan dari iklan di kanal YouTube. Selain itu, dia juga mendapatkan uang dari donasi dan biaya berlangganan -- mulai dari USD5, USD10, sampai USD25 -- di Twitch.

Meskipun begitu, pendapatannya belum termasuk uang yang dia dapatkan jika dia menang dalam turnamen dan perjanjian dengan merek seperti Uber Eats, Samsung, dan Red Bull. 

Memang, pendapatan Blevins masih kalah jika dibespandingkan atlet olahraga tradisional seperti LeBron James yang memiliki pendapatan hingga USD36 juta.

Namun, ini menunjukkan bahwa industri esport dan streaming terus berkembang. Salah satu game yang memengaruhi pertumbuhan itu adalah Fortnite. 

Salah satu keunikan komunitas Fortnite adalah karena mereka memiliki perilaku yang lebih baik dari komunitas game lainnya. Misalnya, Ninja telah memutuskan untuk tidak menggunakan kata makian atau bahasa kasar lainnya karena dia sadar bahwa kanalnya semakin populer di kalangan generasi muda. 


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi