Meskipun Fire Emblem: Heroes dapat diunduh secara gratis, ia menggunakan sistem stamina dan menawarkan pembelian dalam aplikasi, yang pada akhirnya akan mendorong pemainnya untuk menghabiskan uang jika mereka kecanduan bermain.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Sensor Tower, tampaknya banyak pemain Fire Emblem: Heroes yang rela untuk mengeluarkan uang. Seperti yang dikutip dari Phone Arena, pada hari pertama ia dirilis, Fire Emblem: Heroes berhasil mendapatkan USD2.9 juta (Rp38,6 miliar).
Jumlah itu menjadikannya sebagai aplikasi nomor tiga dalam daftar aplikasi dengan pendapatan terbear di App Store dan Play Store. Meskipun begitu, Pokemon Go masih merajai daftar itu dengan kesuksesannya mendapatkan USD10.2 juta (Rp136 miliar). Sementara itu, di posisi nomor dua, duduk Super Mario Run dengan pendapatan USD8.4 juta (Rp112 miliar).

Sementara itu, dari segi jumlah pengunduh, Super Mario Run berhasil duduk di peringkat satu dengan total 6 juta unduhan pada hari pertama rilis, diikuti oleh Pokemon Go yang diunduh 4,2 juta kali. Fire Emblem: Heroes harus rela menduduki posisi yang sama dengan Clash Royale. Keduanya mendapatkan 2 juta unduhan pada pertama rilis.
Data dari Sensor Tower juga menunjukkan beberapa fakta menarik. Salah satunya adlaah fakta bahwa unduhan dan pendapatn dari Fire Emblem: Heroes paling banyak berasal dari Jepang, diikuti oleh Amerika Serikat.
Selain itu, game kedua Nintendo ini juga berhasil menduduki peringkat 17 pada aplikasi iPhone berdasarkan pendapatan terbesar di AS. Hal ini adalah sesuatu yang hebat mengingat franchise Fire Emblem tidak seterkenal Mario atau Pokemon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News