Yang Binglin sedang bermain game Resident Evil Requiem (Dok. BiliBili)
Yang Binglin sedang bermain game Resident Evil Requiem (Dok. BiliBili)

Gacor Banget! Kakek 91 Tahun Tamatkan Resident Evil Pakai Buku Catatan

Muhammad Syahrul Ramadhan • 09 April 2026 14:07
Ringkasnya gini..
  • Sosok Yang Binglin, gamer asal Tiongkok berusia 91 tahun yang dikenal dengan julukan “Gamer Grandpa” mencuri perhatian.
  • Yang menamatkan game Resident Evil Requiem hanya dengan bermodal buku catatan tangan.
  • Proses pencatatan ini ia dokumentasikan dan bagikan melalui platform video Bilibili
Jakarta: Sosok Yang Binglin, gamer asal Tiongkok berusia 91 tahun yang dikenal dengan julukan “Gamer Grandpa”, menjadi sorotan komunitas gaming internasional. Ia berhasil menamatkan game horor modern, Resident Evil Requiem, dengan metode konvensional yakni menggunakan buku catatan tangan sebagai pengganti panduan digital (walkthrough).
 
Melansir informasi dari kanal Bilibili miliknya dan catatan Guinness World Records, dalam menyelesaikan Resident Evil Requiem, Yang Binglin secara teliti mencatat setiap progres permainannya secara manual. Buku catatan tersebut berisi pemetaan puzzle yang rumit, lokasi item penting, hingga tata letak peta (layout map) yang ia jelajahi.
 
Ia memilih untuk memecahkan setiap tantangan di dalam game secara mandiri tanpa mengandalkan bantuan internet. Proses pencatatan ini ia dokumentasikan dan bagikan melalui platform video Bilibili, yang memperlihatkan ketelitiannya dalam menganalisis gerak-gerik musuh seperti Licker dan tutorial dasar permainan.
 

Kegemaran Yang Binglin di dunia game dimulai sejak ia pensiun pada tahun 1996. Selama hampir tiga dekade, ia telah membangun koleksi lebih dari 500 judul game dari berbagai platform dan genre. Setiap game yang ia mainkan selalu disertai dengan dokumentasi tertulis sebagai panduan pribadinya.
 
Bagi Yang, bermain game bukan sekadar aktivitas individu. Ia menyatakan bahwa interaksi dengan para penonton di kolom komentar adalah motivasi utamanya. Menurutnya, menghadapi situasi sulit dalam permainan terasa lebih ringan dan menyenangkan ketika dilakukan bersama komunitas yang setia menemaninya secara daring.
 
Keberhasilan Yang Binglin menamatkan Resident Evil Requiem membuktikan bahwa ketekunan manual tetap relevan di era digital. Melalui buku catatan dan riset mandiri, ia menunjukkan cara unik dalam menaklukkan kompleksitas game horor modern di usia senja.
 
(Fany Wirda Putri)
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA