Path of Exile: Curse of the Allflame.
Path of Exile: Curse of the Allflame.

Semua Detil Soal Bawah Laut Wraeclast di Path of Exile: Curse of the Allflame

Mohamad Mamduh • 17 Juli 2026 10:37
Ringkasnya gini..
  • Dead Man’s Sulphur juga menjadi bahan bakar utama bagi sistem crafting baru Allflame Crafting bersama Vesper.
  • Dua mekanik lama, Abyss dan Legion, menerima perombakan.
  • Melalui anomali ini, pemain dapat berinteraksi kembali dengan karakter klasik seperti Cadiro Perandus.
Jakarta: Grinding Gear Games (GGG) telah mengungkap ekspansi terbaru mereka, Path of Exile: Curse of the Allflame. Dijadwalkan rilis pada 24 Juli, update ini merombak fondasi mekanik permainan yang telah bertahan selama hampir dua dekade.
 

Misteri Curse of the Allflame

Dalam ekspansi Path of Exile: Curse of the Allflame, untuk pertama kalinya pemain akan bertualang di bawah permukaan laut Wraeclast. Dibimbing oleh Valerie, seorang kapten corsair yang tangguh, pemain bertugas memburu berbagai bagan laut kuno (Charts) yang tersebar di daratan. Menggunakan kapal legendaris bernama The Sovereign, pemain dibantu oleh Vesper, sebuah entitas melankolis yang jiwanya terikat pada kutukan Allflame.
 
Penjelajahan dasar laut dilakukan menggunakan Bathysphere, sebuah kapsul logam kedap air. Guna bertahan hidup dari ancaman tenggelam dan serangan monster laut dalam, pemain harus memanfaatkan Allflame Lanterns yang bertenaga Dead Man's Sulphur—sumber daya berharga yang diekstraksi dari karang bercahaya. Pemain dituntut bergerak cepat sebelum lentera padam dan kegelapan laut dalam menelan mereka.
 
Dead Man’s Sulphur juga menjadi bahan bakar utama bagi sistem crafting baru Allflame Crafting bersama Vesper. Pemain dapat menyerahkan item serta mata uang kerajinan untuk memproyeksikan beberapa hasil 'berhantu' (ghostly outcomes) dari proses penempaan tersebut, lalu memilih hasil yang paling optimal.

Selain itu, token kuno berharga bernama Ducats (seperti Kishara's, Genteel's, dan Brinehook's Ducat) dapat dikonsumsi untuk mengubah properti item dengan cara yang sangat langka dan kuat. Pemain juga dapat merancang pelayaran besar (Voyage) dengan menggabungkan hingga sembilan Charts pada papan navigasi Valerie demi melipatgandakan hadiah.
 

Kelas Ascendancy Baru: Luminary

Sistem klasik Mercenaries of Trarthus kini diintegrasikan secara permanen ke dalam permainan dasar (core game) mulai dari Act 3 di Sarn. Pemain dapat menantang tentara bayaran dalam duel taruhan emas untuk memperebutkan perlengkapan mereka, sekaligus merekrut mereka sebagai sekutu sementara.
 
Menariknya, kelas Scion mendapatkan perhatian khusus melalui kelas Ascendancy baru bernama Luminary. Sebagai pemimpin, Luminary dapat merekrut hingga tiga Mercenary secara permanen menggunakan pasif Noble Blood. PemainPath of Exile: Curse of the Allflame dapat menyesuaikan perlengkapan para tentara bayaran ini, bahkan mengaktifkan kemampuan unik untuk menggunakan item Unik (Unique items) legendaris, membuka ruang eksperimen build yang tak terbatas.
 

Modernisasi Abyss, Legion, dan Talisman

Dua mekanik lama, Abyss dan Legion, menerima perombakan. Mengadopsi peningkatan mekanik dari Path of Exile 2, retakan Abyss Path of Exile: Curse of the Allflame kini akan langsung terbuka dan memancarkan energi sejak awal. Pemain tidak perlu lagi mengejar retakan yang berliku-liku, menghilangkan masalah backtracking yang menjengkelkan. Abyss juga memperkenalkan bos puncak (Pinnacle Boss) baru dengan hadiah item unik eksklusif.
 
Sistem Incubator yang dinilai repetitif kini sepenuhnya dihapus. Sebagai gantinya, Legion memperkenalkan Vestigial Unique Items. Pemain dapat menggunakan Enshrouding Crystals pada item unik mereka dan membawanya ke Domain of Timeless Conflict untuk mentransfer modifikasi implisit (implicit modifier) yang kuat dari satu item unik ke item unik lainnya.
 
Talisman tidak lagi jatuh dalam kondisi terkorupsi (corrupted), menjadikannya jauh lebih mudah untuk dirancang ulang. Selain itu, efek khusus Talisman kini dikategorikan sebagai enchantment, memungkinkannya bersaing langsung dengan Blink Anointments.
 
Langkah paling berani dari GGG dalam patch 3.29 adalah penghapusan warna soket pada tingkat dasar. Pemain kini bebas memasukkan permata (gem) warna apa pun ke dalam soket mana pun tanpa batasan warna.
 
Warna soket kini bergeser fungsi menjadi sistem peningkatan murni; memasukkan permata yang cocok dengan warna soket (misalnya permata hijau ke soket hijau) akan memberikan bonus kualitas (Quality) tambahan pada permata tersebut. Langkah ini sangat mempermudah transisi perlengkapan baru tanpa frustrasi akibat kekurangan Chromatic Orb.
 
Dari sisi keseimbangan karakter, Spellcasters mendapatkan peningkatan besar. Staf sihir kini lebih sering menghasilkan modifikasi caster pertahanan dan ofensif yang kuat. GGG juga memperkenalkan permata keahlian luar biasa baru yang disebut Pacts seperti Pact of Beidat dan Pact of Ghorr. Kemampuan ini menawarkan kekuatan magis iblis yang luar biasa namun memberikan efek debuff negatif pada pemain.
 

Eksplorasi Atlas Anomalies

Ketidakstabilan Atlas akibat tindakan Zana melahirkan fenomena baru bernama Anomalies. Kirac telah mengidentifikasi beberapa lokasi aneh yang bocor dari berbagai penjuru Wraeclast.
 
Melalui anomali ini, pemain dapat berinteraksi kembali dengan karakter klasik seperti Cadiro Perandus yang menawarkan item berharga ditukar dengan Gold, atau mengakses versi khusus dari mekanik liga seperti Heist Blueprint dan Sacred Grove secara instan tanpa perlu investasi penuh pada pohon pasif Atlas.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA