Sega Satukan Lisensi Angry Birds ke Operasi Global
Sega Satukan Lisensi Angry Birds ke Operasi Global

Sega Kelola Lisensi Angry Birds, Siapkan Strategi Transmedia Baru

Mohamad Mamduh • 12 Januari 2026 15:20
Jakarta: Sega Corporation bersama Rovio Entertainment mengumumkan langkah strategis baru dalam pengelolaan lisensi Angry Birds dengan menggabungkan seluruh aktivitas lisensi global waralaba tersebut ke dalam operasi transmedia Sega. Kebijakan ini resmi berlaku mulai 9 Januari 2026 dan menjadi kelanjutan dari akuisisi Rovio oleh Sega pada 2023. 
 
Melalui penggabungan ini, seluruh aktivitas lisensi Angry Birds di seluruh dunia kini berada dalam satu sistem terpusat di bawah Sega. Langkah tersebut bertujuan memperkuat ekspansi global IP Angry Birds, baik melalui produk konsumen, hiburan berbasis lokasi, maupun kerja sama lintas platform di berbagai wilayah.
 
Sega dan Rovio menyebut integrasi ini sebagai fondasi penting untuk memperluas jangkauan penggemar Angry Birds di lebih banyak negara. Model ini mengikuti pendekatan yang sebelumnya sukses diterapkan Sega pada Sonic the Hedgehog, di mana pengelolaan IP dilakukan secara terintegrasi lintas media untuk membangun keberlanjutan merek jangka panjang. 

Dalam struktur baru ini, Sega dan Rovio akan mengelola strategi global untuk consumer products dan location-based entertainment secara terkoordinasi. Keduanya juga akan menjalin hubungan lisensi langsung dengan mitra di berbagai negara, dengan fokus utama pada pasar Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang. 
 
Wakil Presiden Transmedia Rovio, Hanna Valkeapää-Nokkala, menyebut langkah ini sebagai pendorong penting bagi visi jangka panjang Angry Birds.
 
“Kami sangat antusias dengan peluang yang hadir lewat penyatuan aktivitas lisensi kami dengan Sega. Ini berkontribusi langsung terhadap tujuan transmedia Angry Birds. Bersama-sama, kami menjadi lebih mampu menghadirkan pengalaman, produk, dan hiburan berbasis lokasi yang luar biasa kepada lebih banyak penggemar di lebih banyak tempat,” ujarnya. 
 
Untuk memperkuat implementasi di tingkat regional, Sega dan Rovio juga membentuk jaringan agen lisensi internasional yang mencakup wilayah Uni Eropa, Timur Tengah, Korea Selatan, Amerika Selatan dan Amerika Latin, China, Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, hingga India. Jaringan ini akan menangani pengembangan dan distribusi produk Angry Birds di berbagai pasar. 
 
Langkah strategis ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju tahun besar bagi Angry Birds. Film animasi The Angry Birds Movie 3 dijadwalkan tayang di bioskop global pada 23 Desember 2026, dan diharapkan menjadi momentum penting yang mendorong pertumbuhan brand serta permintaan produk berlisensi di seluruh dunia. 
 
Dari pihak Sega, Justin Scarpone, Executive Vice President sekaligus Global Head of Transmedia, menegaskan bahwa Angry Birds memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
 
“Angry Birds adalah IP yang dicintai di seluruh dunia, dan ini merupakan peluang luar biasa untuk menjelajahi cara-cara baru yang inovatif dalam mendorong merek ini ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan mengintegrasikan Angry Birds sepenuhnya ke dalam kerangka lisensi global Sega, kekuatan gabungan kedua perusahaan ini siap membuka potensi sejati dari brand ini,” katanya. 
 
Sega dan Rovio optimistis bahwa pendekatan terpadu ini akan memperkuat konsistensi merek, mempercepat pertumbuhan, serta membuka peluang kolaborasi baru bagi para mitra lisensi, sekaligus memastikan Angry Birds tetap relevan bagi generasi penggemar berikutnya.
 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan