Pemain berperan sebagai MIO, sebuah android lincah yang terbangun di dalam The Vessel, sebuah bahtera luar angkasa raksasa yang kini terbengkalai dan ditumbuhi vegetasi liar. Kapal ini dulunya dikelola oleh sekumpulan AI tingkat tinggi yang disebut sebagai Pearls. Namun, karena alasan misterius, para Pearls berhenti berfungsi, menyebabkan kapal berada dalam ambang kehancuran total.

Narasi dalam game ini disampaikan secara fragmen melalui penceritaan lingkungan (environmental storytelling) dan catatan data yang ditinggalkan oleh para Travellers (manusia) yang telah lama menghilang. Keheningan kapal dipadukan dengan iringan musik atmosferik karya Nicolas Gueguen menciptakan nuansa melankolis yang sangat kuat sepanjang perjalanan.
Daya tarik utama MIO terletak pada estetika visualnya. Game ini menggunakan mesin kustom untuk merender dunia 2.5D dengan gaya sketchbook dan cat air (watercolor) yang menyerupai novel grafis Eropa. Kontras antara struktur teknologi yang dingin dengan pertumbuhan tanaman pastel yang lembut memberikan identitas visual yang unik dan tak tertandingi di genre Metroidvania saat ini.
Setiap bioma dirancang berdasarkan metafora anatomi manusia, seperti The Spine sebagai hub pusat, The Blood yang penuh dengan arus energi, hingga The Hand yang dipenuhi mesin-mesin presisi.

Secara mekanis, MIO sangat menitikberatkan pada mobilitas udara. Kontrol karakter terasa sangat responsif dan lincah. Kemampuan utama MIO adalah Hairpin, semacam grappling hook yang menggunakan tendril di kepalanya untuk menarik diri ke objek atau musuh. Pemain didorong untuk tetap melayang di udara karena memukul musuh atau objek tertentu akan mengatur ulang (reset) kemampuan lompatan MIO.
Untuk kustomisasi, game ini menghadirkan sistem Allocation Matrix. Pemain dapat memasang berbagai Modifiers (chip memori) untuk mendapatkan kemampuan pasif, seperti melihat bar kesehatan musuh (Analyzer) atau menambah satu slot kesehatan (Protective Overlay). Namun, kapasitas memori MIO sangat terbatas, memaksa pemain melakukan manajemen sumber daya yang ketat: apakah kita ingin meningkatkan damage serangan atau lebih memilih memiliki indikator kesehatan di layar?

Kelebihan utama game ini adalah perpaduan antara visual yang fenomenal dengan mekanika traversal yang cerdas. Eksplorasi terasa sangat memuaskan karena desain dunia yang penuh rahasia dan tantangan platforming yang dirancang layaknya sebuah teka-teki presisi. Selain itu, pertempuran bos yang jumlahnya mencapai 15 unit (dan beberapa bos rahasia) menjadi sorotan karena menuntut pemahaman pola serangan yang mendalam.
Di sisi lain, MIO punya elemen yang terasa tidak perlu. Pertama, sistem mata uang Nacre sangat menghukum; jika kita mati, semua Nacre yang belum dikristalisasi akan hilang permanen tanpa bisa diambil kembali. Kedua, adanya mekanisme Permanent Health Loss (pengurangan HP permanen) yang terikat pada cerita. Pada titik tertentu MIO akan melemah dan kehilangan satu slot kesehatan selamanya.

Jarak antar save point yang terkadang terlalu jauh juga menyebabkan runback (perjalanan kembali ke area bos) terasa melelahkan dan repetitif.
Untungnya, pengembang menyediakan Assist Options untuk membantu pemain yang kesulitan. Fitur seperti Ground Healing (mengisi darah jika berdiri diam di tanah), Pacifist Mode (membuat musuh biasa pasif), dan Boss Health Erosion (mengurangi darah bos setiap kali pemain kalah) sangat membantu dalam menjaga ritme permainan agar tidak membosankan bagi pemain kasual.

Kesimpulan
MIO: Memories in Orbit adalah sebuah karya seni interaktif yang memukau. Ia adalah sebuah Powerless Fantasy yang berani mendobrak pakem genre dengan membuat karakter utamanya semakin rapuh seiring berjalannya cerita.
Jika kamu adalah penggemar Metroidvania yang mencari tantangan presisi tinggi dan ingin tenggelam dalam keindahan visual yang puitis, game ini adalah pilihan wajib. Namun, persiapkan kesabaran ekstra untuk menghadapi mekanisme progresinya yang tak kenal ampun.
| PLATFORM: | PS5, PC, Nintendo Switch / Switch 2, Xbox Series X/S |
| DEVELOPER: | Douze Dixiemes |
| PUBLISHER: | Focus Entertainment |
| TANGGAL RILIS: | 20 Januari 2026 |
| GENRE: | Metroidvania |
8.3
MIO: Memories in Orbit
Plus
- Visual artistik
- Narasi bikin emosional
- Gameplay unik
Minus
- Jarak save point terlalu jauh
- Elemen soulslike berlebihan
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News