Ilustrasi. (Wikipedia)
Ilustrasi. (Wikipedia)

Kepolisian Seattle Cegah Jatuhnya Korban Swatting oleh Gamer

Teknologi games
Cahyandaru Kuncorojati • 15 Mei 2019 11:31
Jakarta: Kepolisan Seattle, Amerika Serikat, baru saja mengumumkan langkah baru untuk mencegah aksi jahil yang dikenal sebagai Swatting yang cukup fenomenal dan memakan korban di Amerika Serikat.
 
Swatting adalah kegiatan melaporkan kejahatan palsu ke polisi lokal, dengan harapan tim SWAT akan memaksa masuk ke rumah seseorang. Oleh kepolisian di Amerika Serikat hal ini disebut sebagai panggilan hoaks di layanan darurat 911.
 
Dikutip dari PC Gamer, Kepolisian Seattle mengambil inisiatif dengan menyediakan layanan di situs mereka untuk masyarakat di kotanya yang tidak ingin menjadi korban Swatting. Caranya adalah dengan mendaftarkan diri dan menyatakan mereka mencemaskan alamat tempat tinggal menjadi korban Swatting.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


kepala Kepolisian Seattle, Carmen Best, menuturkan bahwa langkah ini bisa membantu kepolisian lebih akurat dalam merespons panggilan yang membutuhkan dikirimnya pasukan SWAT.
 
"Kami meminta masyarakat untuk bisa membuat laporan registrasi lokasi tempat tinggal mereka apabila dan menyatakan kecemasannya menjadi korban Swatting sehingga nantinya bisa terjalin komunikasi yang lebih baik dengan pihak kepolisian," tutur Best.
 
Best menjamin bahwa setiap panggilan darurat termasuk Swatting akan ditanggapi dengan serius. Kepolisian akan tetap mengirimkan tim respons cepat sambil melakukan verifikasi alamat yang disebutkan dalam panggilan. Hal ini akan membantu kepolisian lebih berhati-hati.
 
Swatting sendiri sangat marak di kalangan gamer Amerika Serikat sebagai tindakan arogan yang berbahaya. Alasannya, alamat lokasi atau orang yang menjadi korban sama sekali tidak mengetahui apa-apa. Swatting justru dibuat oleh beberapa gamer yang tidak saling mengenal satu sama lain.
 
Pada Desember tahun lalu, kasus Swatting memakan korban seorang pria berusia 28 tahun yang langsung ditembak mati oleh pasukan SWAT dari Kepolisian Wichita saat baru membuka pintu rumahnya.
 
Kepolisian menerima laporan bohong dari pelaku Swatting bahwa korban telah menyandera anggota keluarganya dan sudah menyiram bensin ke bagian rumah.
 
Dari hasil pengusutan ternyata pelaku Swatting adalah dua orang gamer Call of Duty yang melakukan taruhan dan salah satu dari mereka membuat ancaman ke lawan mainnya akan memanggil tim SWAT hingga salah satu pemain berbohong dengan mengirimkan alamat palsu.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif