eFootball jadi game baru pengganti PES dari Konami.
eFootball jadi game baru pengganti PES dari Konami.

Apa Bedanya eFootball dan PES?

Teknologi games
Cahyandaru Kuncorojati • 22 Juli 2021 15:38
Jakarta: Electronics Arts sebagai pemegang franchise game sepak bola FIFA tampaknya mulai bisa mendominasi kategori game tersebut sempat kompetitor lama mereka yaitu Konami tidak melanjutkan lagi franchise game Pro Evolution Soccer (PES).
 
Pengumuman tersebut memang mengejutkan tapi beberapa waktu belakang memang diketahui game PES tidak berhasil mendapatkan kontrak lisensi sejumlah liga atau turnamen sepak bola untuk bisa disajikan ke dalam game.
 
“Ambisi kami adalah menciptakan lingkungan (game) sepak bola yang sempurna, mulai dari rumput di lapangan, pergerakan permainan, hingga keriuhan penonton di stadium. pada akhirnya kami memutuskan untuk menciptakan footbal engine, sistem animasi dan kontrol game yang dipoles lagi,” tulis pihak Konami dalam informasi resmi yang beredar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Hasil akhirnya lebih mengesankan dibandingkan versi sebelumnya. Kami sudah sampai pada batas dari PES dan memasuki dunia virtual football. Pertanda era baru ini, kami memutuskan untuk berpisah dengan brand PES dan mengubahnya menjadi eFootball,” lanjut Konami.
 
Dikutip dari PC Gamer, eFootball bakal tersedia sebagai game gratis yang dirilis beberapa bulan lagi di tahun ini. Game tersebut akan hadir untuk semua platform gaming terkecuali Nintendo Switch. Di sini gamer dari PC, PS4/PS5, Xbox One/Xbox Series X/S bisa bermain bersama alias cross-platform.
 
Apa Bedanya eFootball dan PES?
 
Menariknya, Konami eFootball juga bakal tersedia di Android dan iOS tapi belum diketahui tanggalnya. Konami sudah merilis video trailer resmi yang mempromosikan game sepak bola terbarunya. Meskipun tersedia gratis tapi game ini akan memasang harga untuk konten tambahan alias DLC dan item in-game lainnya.
 
eFootball dibuat dari versi custom Unreal 4, berbeda dari Fox Engine yang digunakan sebelumnya di seri PES. Di sini bakal disajikan animasi dengan tingkat akurasi tinggi lewat fitur Motion Matching, sekilas teknologi ini serupa dengan HyperMotion yang bakal dipamerkan FIFA 22.
 
Di roadmap yang dipamerkan Konami terlihat saat ini ada sembilan klub sepak bola yang bisa dimainkan. Di sini juga akan tersedia Match Pass System yang mungkin bisa dianggap mirip dengan sistem battle pass pada sejumlah game saat ini. 
 
Di musim dingin atau akhir tahun ini Konami eFootball akan menggelar turnamen esports untuk semua platform sekaligus. Hal menarik adalah juga diperlihatkan komitmen mereka membawa game ini ke mobile lewat janji dukungan mobile controller alias gamepad.
 

 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif