Bethesda Dorong Sony Cross-Play untuk Elder Scrolls: Legends

Ellavie Ichlasa Amalia 14 Agustus 2018 14:34 WIB
gamessonyplaystation
Bethesda Dorong Sony Cross-Play untuk Elder Scrolls: Legends
Elder Scrolls: Legends adalah salah satu game baru Bethesda.
Jakarta: Bethesda, studio game di balik franchise Elder Scrolls dan Fallout, berusaha meyakinkan Sony untuk menambahkan fitur cross-play ke PlayStation. Bethesda bahkan siap menyandera salah satu gamenya sampai Sony setuju.

Microsoft dan Nintendo membiarkan pemilik konsol buatan mereka bermain bersama dengan pemain dari konsol lain. Namun, Sony tidak mengizinkan para pengguna PlayStation bermain dengan pemain dari konsol lain.

Jadi, pemilik PlayStation tidak akan bisa bermain bersama dengan teman mereka yang memiliki Xbox atau Switch. Mereka bahkan tidak bisa mengakses akun Fortnite mereka di platform lain.


Belum lama ini, Bethesda harus menghilangkan fitur cross-play di Fallout 76 karena Sony tidak mengizinkannya, lapor CNET. Namun, Bethesda tidak lagi mau mengalah pada Sony tentang fitur cross-play di game barunya, The Elder Scrolls: Legends.

Kepada Game Informer, Bethesda VP Pete Hines mengatakan bahwa fitur cross-play merupakan bagian penting dalam The Elder Scrolls: Legends. Fitur itu begitu penting sehingga mereka hanya akan merilis game itu ke konsol yang mendukung fitur cross-play.

"Kami tidak bisa membiarkan satu versi dari Legends, yang memungkinkan Anda untuk melanjutkan permainan Anda tidak peduli dimana Anda memainkannya dan versi lain yang memaksa Anda untuk tetap di dalam ekosistem itu dan tertutup dari semua ekosistem lain," kata Hines. "Itu berkebalikan dari esensi game ini."

Dengan ini, Bethesda berusaha untuk memaksa Sony membiarkan pemain PlayStation bermain dengan pemain konsol lain atau Sony terancam tidak mendapatkan game baru untuk konsolnya.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.