Dikembangkan oleh Bitmap Bureau dan diterbitkan Reef Entertainment, Terminator 2D No Fate mengusung visual pixel art dengan nuansa arcade era 90-an. Sejak pertama kali dirilis, gim ini langsung menarik perhatian penggemar Terminator maupun pencinta gim retro berkat pendekatan visual dan gameplay yang mengedepankan aksi cepat.
Dalam permainan ini, pemain dapat mengendalikan karakter ikonik seperti Sarah Connor, John Connor, dan T 800. Setiap karakter memiliki gaya bertarung berbeda dan akan menghadapi berbagai misi yang mengambil latar waktu serta adegan yang terinspirasi dari film aslinya. Selain mengikuti alur utama, gim ini juga menghadirkan jalur cerita alternatif yang bisa terbuka berdasarkan pilihan pemain.
Dari sisi gameplay, Terminator 2D No Fate memadukan aksi tembak menembak, pertarungan jarak dekat, serta tantangan platforming. Kontrol yang responsif menjadi salah satu keunggulan utama, membuat setiap pergerakan dan serangan terasa presisi, terutama saat menghadapi musuh dalam jumlah besar.
Aspek audio juga mendapat perhatian khusus. Musik dan efek suara dirancang untuk membangkitkan nuansa arcade klasik, sekaligus memperkuat atmosfer dunia Terminator yang penuh ketegangan. Kombinasi visual dan audio ini memberi kesan nostalgia tanpa mengorbankan kenyamanan bermain di platform modern.
Meski berfokus pada pengalaman klasik, Terminator 2D No Fate tetap menawarkan variasi melalui mode permainan tambahan dan rute level berbeda. Hal ini membuat gim tidak hanya sekadar adaptasi film, tetapi juga memberikan alasan bagi pemain untuk kembali memainkannya.
Selain hadir di PC dan konsol modern, pengembang juga mengonfirmasi bahwa Terminator 2D No Fate akan menyambangi sejumlah platform retro di kemudian hari. Langkah ini ditujukan untuk menjangkau penggemar lama yang ingin menikmati pengalaman bermain di perangkat klasik.
Dengan pendekatan retro yang kuat, aksi padat, dan cerita yang akrab bagi penggemar filmnya, Terminator 2D No Fate menjadi salah satu gim yang patut dilirik, terutama bagi mereka yang merindukan sensasi arcade klasik dalam balutan teknologi masa kini.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News