Proyek game terbaru ini masih belum memiliki nama, sehingga penyebutannya berdasarkan alfabet. Ada tiga proyek game yang sedang digarap Riot Games, yaitu Project A, Project L, dan Project F. Ketiganya berbeda dengan game terbaru yang sudah diumumkan akan dirilis di 2020.
Misalnya, TeamFight Tactics Mobile mengusung genre auto battler kemudian League of Legend: Wild Rift menyajikan genre MOBA versi mobile, dan Legends of Runeterra adalah trading card game.
Misalnya, Project A diperlihatkan sebagai game first person shooter yang spesifik kepada character-based tactical shooter. Jadi karakter yang digunakan juga memiliki skill atau keahlian khusus. Sekilas Medcom.id ingat dengan game serupa Overwatch.

"Project A adalah game tembak-menembak taktis berbasis karakter, kompetitif, dengan latar Bumi di masa depan. Kami menjanjikan seperti League of Legends, proyek game ini adalah proyek jangka panjang saat dirilis," tutur Executive Producer Project A, Anna Donlon.
Anna menuturkan game ini bisa menyajikan gameplay taktis dengan gaya bermain yang bervariasi dari tiap pemain. Dia mengklaim tim dengan pengalaman game FPS disiapkan untuk ini termasuk menangkal masalah seperti Ping yang tinggi dan cheat seperti aimbot maupun wallhack.

Di video teaser, Project L diperlihatkan sebagai game genre fighting. Namun, Project L masih termasuk dalam League of Legends Universe. Karakter game yang bertarung diperlihatkan masih menggunakan karakter dari game terlaris Riot Games.
Demikian juga dengan game Project F. Di game ini diperlihatkan game genre hack and slash yang juga sempat populer di mobile beberapa waktu lalu. Game ini disebut Riot Games menggunakan latar belakang Runeterra.

Terhitung sebagai proyek yang masih dalam tahap early development, Riot Games menyatakan akan coba menyediakan open beta pada tahun 2020. Jadi kemungkinan baru akan dirilis di akhir tahun depan.
Satu lagi game yang juga ikut menunggu tanggal rilis namun sudah mendapatkan nama adalah League of Legends Esports Manager. Game ini menyajikan gameplay simulasi manajemen tim esports yang mengggunakan seluruh tim esports asli yang ikut dalam turnamen League of Legends Pro League (LPL).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News