Assassin's Creed Black Flag Resynced
Assassin's Creed Black Flag Resynced

Review Game

Assassin’s Creed Black Flag Resynced, Kembali ke Karibia yang Makin Keren

Mohamad Mamduh • 19 Juli 2026 14:35
Ringkasnya gini..
  • Dibangun menggunakan Anvil Engine versi terbaru, Assassin's Creed Black Flag Resynced menyajikan visual yang sangat mengagumkan.
  • Di laut, pertempuran maritim terasa jauh lebih menuntut keterampilan karena AI kapal musuh bertindak lebih agresif dan akurat.
  • Di sisi lain, hilangnya beberapa kebebasan mekanis bertarung masa lalu membuatnya terasa agak menodai dedikasi para pembuatnya.
Jakarta: Harus diakui, Assassin's Creed IV: Black Flag adalah salah satu seri paling keren yang pernahj saya mainkan. Oleh karena itu, langkah Ubisoft untuk membawanya kembali dengan banyak sentuhan tambahan di tahun ini adalah cara yang tepat untuk menggaet gamer baru.
 
Assassin’s Creed Black Flag Resynced telah dirilis 9 Juli 2026. Bukan remaster sederhana, petualangan Edward Kenway mengarungi perairan Karibia pada abad ke-18 kini dibungkus menggunakan mesin grafis modern Anvil Engine. Berikut adalah review dari redaksi teknologi Medcom.id.
 
Assassin’s Creed Black Flag Resynced, Kembali ke Karibia yang Makin Keren

Narasi Lebih Padat

Ceritanya, game ini tetap setia pada perjalanan hidup Edward Kenway, seorang mantan tentara bayaran Inggris yang beralih menjadi bajak laut demi memuaskan keserakahannya. Edward secara tidak sengaja terseret ke dalam perang dingin abadi antara Ordo Assassin dan Ksatria Templar. Selalu saja ada karakter ikonik historis, kita akan berinteraksi dengan banyak tokoh bajak laut legendaris seperti Kidd dan Blackbeard.

Salah satu perombakan naratif yang diambil tim developer adalah adalah penghapusan total seluruh segmen dunia modern bersudut pandang orang pertama di kantor Abstergo Industries. Langkah ini terbukti sangat sukses dalam menjaga kepadatan alur cerita, membuat pemain bisa sepenuhnya terbenam dalam atmosfer bajak laut tanpa distraksi dunia nyata yang sering dianggap mengganggu momentum permainan.
 
Assassin’s Creed Black Flag Resynced, Kembali ke Karibia yang Makin Keren
 
Sebagai gantinya, kontinuitas cerita modern dihubungkan secara eksternal melalui ekosistem Animus Hub. Alur cerita ini dihubungkan langsung dengan misi akhir The Black Tides dari Assassin’s Creed Shadows yang dirilis pada Juni 2026, menciptakan jembatan cerita yang memungkinkan pemain membuka hadiah kosmetik bertema Jepang di Resynced.
 
Selain itu, cerita untuk tokoh-tokoh ikonik seperti Blackbeard dan Stede Bonnet diperluas dengan misi-misi tambahan baru. Bahkan, terdapat endgame baru yang terdiri dari delapan misi linier berfokus pada konflik Edward melawan Maynard, memberikan penutup yang emosional.
 
Assassin’s Creed Black Flag Resynced, Kembali ke Karibia yang Makin Keren
 
Ada lagi hal yang baru, yaitu Sistem Perwira Kapal (Naval Officers System). Edward kini dapat merekrut tiga perwira opsional baru yang masing-masing memiliki misi perekrutan mandiri dan memberikan kemampuan taktis unik untuk meningkatkan performa kapal legendarisnya, Jackdaw. Salah satunya adalah Lucy Baldwin yang memberikan kemampuan Perfect Brace yang mampu meminimalkan kerusakan kapal dari tembakan meriam atau mortar jika pemain menekan tombol pertahanan di saat yang tepat.
 

Darat Lebih Taktis, Laut Makin Menantang

Sektor gameplay Resynced menghadirkan transisi mekanis yang sangat terasa. Ubisoft secara sadar memosisikan game ini sebagai aksi yang menghindari mekanik RPG berbasis poin statistik yang mendominasi seri-seri modern. Di darat, parkour kini terasa lebih mengalir berkat kembalinya teknik tingkat lanjut seperti back eject dan side eject. Untuk memudahkan eksplorasi, jalur panjat kini diperjelas dengan cat kapur putih pada bangunan untuk mengurangi coba-coba.
 
Assassin’s Creed Black Flag Resynced, Kembali ke Karibia yang Makin Keren
 
Mekanisme stealth juga dilengkapi tombol jongkok manual dan indikator deteksi. Menariknya, misi pembuntutan dan pengupingan (eavesdropping) kini telah diperbaiki. Terdeteksi oleh musuh tidak lagi memicu kegagalan misi secara instan, tetapi membuka rute alternatif pengerjaan misi.
 
Untuk pertarungan terbuka, musuh kini dibekali bar postur. Pemain tidak bisa lagi langsung menyerang secara membabi buta. Ia harus memanfaatkan dodge dan parry demi membuka celah serangan balik mematikan. Edward juga dapat menggunakan senjata Rope Dart ikoniknya lebih awal untuk menarik musuh layaknya Scorpion dari Mortal Kombat.
 
Assassin’s Creed Black Flag Resynced, Kembali ke Karibia yang Makin Keren
 
Kekurangannya, kita tidak lagi bisa bertarung dengan tangan kosong, atau melucuti senjata musuh, bahkan memungut senjata musuh yang jatuh seperti musket dan kapak raksasa. Ditambah lagi, Hidden Blade sekarang murni sebagai animasi eksekusi stealth dan tidak lagi bisa digunakan sebagai senjata utama pertarungan terbuka.
 
Di laut, pertempuran maritim terasa jauh lebih menuntut keterampilan karena AI kapal musuh bertindak lebih agresif dan akurat dalam membombardir Jackdaw. Untungnya, Jackdaw dibekali mode tembakan sekunder baru seperti Continuous Heated Shots untuk meriam sisi, Double Shot untuk meriam haluan depan, serta Shrapnel Barrels untuk area belakang. Eksplorasi bawah laut menggunakan bel selam pun diperluas dengan perbaikan rute berenang dan rintangan hiu yang lebih menegangkan.
 
Assassin’s Creed Black Flag Resynced, Kembali ke Karibia yang Makin Keren
 

Visual Memukau

Dibangun menggunakan Anvil Engine versi terbaru, Assassin's Creed Black Flag Resynced menyajikan visual yang sangat mengagumkan. Pencahayaan membuat bayangan dan cahaya di dalam ruangan atau gua tampak begitu realistis dan menghilangkan masalah kebocoran. Ditambah lagi dengan efek air yang bisa menghasilkan simulasi busa ombak, arus badai dinamis, dan efek pantulan yang sangat memanjakan mata.
 
Hebatnya lagi, loading screen yang dahulu membatasi transisi saat Edward merapat ke kota-kota besar seperti Havana, Kingston, dan Nassau kini telah dihilangkan sepenuhnya. Di PC, ini optimal berkat integrasi sistem PSO pre-warming yang sukses mengeliminasi stuttering akibat kompilasi shader. Spesifikasi yang direkomendasikan pun cukup bersahabat, hanya membutuhkan NVIDIA GeForce RTX 3060 atau AMD Radeon RX 6600XT untuk performa optimal di resolusi tinggi.
 
 
PLATFORM: PS5, PC, Xbox X/S
DEVELOPER: Ubisoft Singapore
PUBLISHER: Ubisoft
TANGGAL RILIS: 9 Juli 2026
GENRE: Action-Adventure
 

Kesimpulan

Assassin's Creed Black Flag Resynced adalah proyek remaster terbaik untuk salah satu petualangan bajak laut yang terbaik pula pernah ada di industri game. Pembaruan visual dan penyempurnaan kualitas hidup di dalamnya berhasil membuat lautan Karibia terasa lebih hidup dari sebelumnya.
 
Di sisi lain, hilangnya beberapa kebebasan mekanis bertarung masa lalu membuatnya terasa agak menodai dedikasi para pembuatnya. Bagi pemain baru maupun veteran, game ini tetap menjadi pengalaman berlayar yang sangat direkomendasikan.
 
 
9.7
Assassin's Creed Black Flag Resynced
Plus
  • Visual generasi terbaru dan optimal
  • Penambahan elemen cerita dan fitur
  • Stealth lebih fleksibel
  • Parkour lebih lincar dan mulus
  • Tingkat kesulitan di pertempuran laut lebih baik
Minus
  • Hidden blade kurang terlihat banyak dalam banyak hal
  • Beberapa mekanik pertarungan dihapus

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA