Escape From Ever After
Escape From Ever After

RPG Satir Dunia Dongeng, Escape from Ever After Sudah Siap Main

Mohamad Mamduh • 08 Februari 2026 14:06
Ringkasnya gini..
  • Dari sisi gameplay, Escape from Ever After menawarkan sistem pertarungan turn-based dengan mekanik action command.
  • Ada pula fitur Research System yang memungkinkan pemain meneliti musuh saat bertarung, membuka kelemahan mereka, dan menambah koleksi Bestiary.
  • Tema besar game ini adalah perlawanan terhadap sistem yang mengekang identitas.
Jakarta: Dunia game kembali kedatangan judul unik yang memadukan humor, satir, dan nostalgia. Escape from Ever After, sebuah RPG bergaya Paper Mario, resmi diumumkan akan rilis pada 23 Januari 2026 untuk PC dan konsol. Game ini dikembangkan dengan konsep yang segar: menggabungkan karakter dongeng klasik dengan kritik terhadap budaya korporasi modern.
 
Cerita berpusat pada Flynt Buckler, seorang pahlawan yang menyusup ke Ever After Inc., perusahaan raksasa yang mengeksploitasi tokoh-tokoh dongeng sebagai tenaga kerja murah. Narasi ini menghadirkan sindiran tajam terhadap birokrasi kantor, sambil tetap menyajikan petualangan penuh warna.
 
Dari sisi gameplay, Escape from Ever After menawarkan sistem pertarungan turn-based dengan mekanik action command—pemain harus menekan tombol tepat waktu untuk memperkuat serangan atau bertahan.

Ada pula fitur Research System yang memungkinkan pemain meneliti musuh saat bertarung, membuka kelemahan mereka, dan menambah koleksi Bestiary. Selain itu, sistem Trinket memberi kebebasan untuk menyesuaikan gaya bermain, mulai dari buff, kemampuan khusus, hingga strategi unik.
 
Eksplorasi menjadi daya tarik lain. Setiap bab membawa pemain ke dunia dongeng berbeda—mulai dari fantasi klasik, noir, hingga horor. Area penuh rahasia, item tersembunyi, dan puzzle menanti untuk dipecahkan. Hub utama, The Castle, kini berubah menjadi markas Ever After Inc., memperkuat nuansa satir yang ditawarkan.
 
Tema besar game ini adalah perlawanan terhadap sistem yang mengekang identitas. Flynt bahkan harus bekerja sama dengan musuh lamanya, Tinder sang naga, demi membongkar rahasia perusahaan. Perpaduan humor absurd dan momen emosional membuat cerita terasa relevan sekaligus menghibur.
 
Dengan pendekatan visual yang mengingatkan pada Paper Mario dan narasi yang berani mengkritik budaya kerja, Escape from Ever After berpotensi menjadi salah satu RPG paling menarik di awal 2026.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA