Para karakter Protagonis di game Rhapsody in Scarlet. (Sumber: youtube/PlayStation)
Para karakter Protagonis di game Rhapsody in Scarlet. (Sumber: youtube/PlayStation)

Rhapsody in Scarlet Diumumkan untuk PS5, Usung Latar New York Era 1920-an

Mohamad Mamduh • 04 September 2026 14:32
Ringkasnya gini..
  • Konami mengumumkan game aksi Rhapsody in Scarlet untuk konsol PlayStation 5 dalam gelaran State of Play.
  • Berlatar New York era 1920-an, game ini menggabungkan pertarungan sihir, kontrol makhluk gaib, dan nuansa musik jazz yang khas.
  • Pengembang mengkonfirmasi riset sejarah mendalam untuk menghadirkan atmosfer visual dan budaya retro yang realistis.
Jakarta: Konami Digital Entertainment resmi mengumumkan gim (game) aksi teranyarnya, Rhapsody in Scarlet, untuk platform PlayStation 5 (PS5). Pengumuman tersebut disampaikan dalam rangkaian acara State of Play dan State of Play Japan yang berlangsung pada Kamis, 3 September.
 
Melalui cuplikan perdana (announcement trailer), Rhapsody in Scarlet menampilkan perpaduan genre aksi dengan latar waktu era 1920-an. Gim ini mengajak pemain menjelajahi jalanan New York yang megah namun sarat dengan konflik sihir rahasia.
 

Sajikan Pertarungan Sihir dan Musik Jazz

Pemain bakal berperan sebagai Ellie, seorang magus muda yang datang ke New York untuk mengejar karier sebagai penyanyi jazz. Namun, langkahnya terjerat dalam intrik organisasi mafia misterius setelah sebuah insiden terjadi.

Dalam perjalanannya, Ellie bekerja sama dengan Ilya, pemimpin organisasi magus bernama Seekers. Meski memiliki kepribadian yang bertolak belakang, keduanya harus bersatu demi menghadapi ancaman yang membahayakan keseimbangan dunia.

Dari segi mekanika permainan (gameplay), Rhapsody in Scarlet menyajikan pertarungan dinamis. Pemain dapat mengombinasikan serangan jarak dekat, serangan jarak jauh, mantra area, serta komando makhluk pendamping (beast) sesuai gaya bermain.
 

Riset Komprehensif Demi Atmosfer Otentik

Co-Producer Konami Digital Entertainment, Takanori Murayama, menjelaskan bahwa tim pengembang berupaya maksimal mereplikasi atmosfer New York pada era 1920-an. Penyesuaian dilakukan pada desain arsitektur gedung, gaya busana, tata ruang bar, hingga model kendaraan era tersebut.

"Kami melakukan penelitian lapangan secara langsung dan mengumpulkan berbagai referensi sejarah untuk memperkuat atmosfer New York pada masa itu," ujar Murayama via PlayStation.Blog.

Pengembang menggabungkan realitas sejarah pesatnya perkembangan otomotif dan peran gender pada era tersebut dengan elemen fantasi seperti sihir dan beast. Alunan musik jazz khas era 1920-an juga dirancang mengiringi setiap pertempuran untuk memberikan pengalaman bermain yang unik.

Hingga saat ini, Konami belum mengumumkan tanggal rilis resmi untuk Rhapsody in Scarlet, namun informasi detail susulan dijanjikan bakal dibagikan dalam waktu dekat.



(Nur Aldiansyah Amirulloh)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA