Samsung kini berupaya menyederhanakan proses tersebut melalui pembaruan Smart Switch pada perangkat Galaxy yang menjalankan One UI 9. Samsung menjelaskan bahwa Smart Switch memungkinkan pengguna memindahkan berbagai data dari perangkat Android maupun iOS ke perangkat Galaxy baru.
Data yang dapat dipindahkan mencakup kontak, foto, video, pesan, aplikasi, pengaturan, hingga sejumlah informasi penting lainnya. Pada Galaxy Z Series generasi kedelapan, proses tersebut dibuat lebih sederhana dan terintegrasi.
Pembaruan ini menjadi relevan bagi pengguna yang ingin beralih dari iPhone atau perangkat iOS ke lini Galaxy Z terbaru. Samsung tidak hanya memperluas jenis data yang dapat ditransfer, tetapi juga mengurangi tahapan yang perlu dilakukan sebelum proses perpindahan dimulai.
Pindah Data Cukup dengan Memindai Kode QR
Salah satu perubahan utama pada Smart Switch di One UI 9 adalah proses transfer dari perangkat iOS. Pengguna tidak lagi harus memasang aplikasi Smart Switch secara terpisah pada perangkat iOS. Sebagai gantinya, pengguna cukup memindai kode QR yang ditampilkan pada perangkat Galaxy baru untuk memulai proses transfer data.Samsung juga menyebut koneksi Smart Switch yang diperbarui dapat dilakukan secara nirkabel. Dengan demikian, kedua perangkat dapat terhubung tanpa pengguna harus terlebih dahulu mencari kabel atau adaptor yang sesuai.
Metode transfer yang ditingkatkan tersebut tersedia untuk perangkat Galaxy dengan Android 17 atau versi lebih baru dan perangkat iOS dengan iOS 26.6 atau versi lebih baru di wilayah di luar Tiongkok daratan.
Samsung turut mengingatkan bahwa jenis data yang dapat dipindahkan dapat berbeda, bergantung pada sistem operasi, versi sistem operasi, serta metode koneksi yang digunakan.
Lebih Banyak Data dari iPhone yang Bisa Dipindahkan
Pembaruan Smart Switch juga memperluas jenis data yang dapat dibawa dari perangkat iOS ke Galaxy. Selain foto, pesan, kontak, kalender, dan aplikasi yang sebelumnya telah didukung, pengguna kini dapat mentransfer password dan passkey, riwayat panggilan, pengaturan aksesibilitas, serta informasi eSIM.
Dukungan tersebut dapat mengurangi pekerjaan yang harus dilakukan setelah pengguna menyelesaikan perpindahan perangkat. Password yang tersimpan, misalnya, memungkinkan pengguna melanjutkan penggunaan akun tanpa harus mengatur ulang seluruh akses satu per satu.
Sementara itu, pengaturan aksesibilitas dapat ikut dipindahkan sehingga pengalaman penggunaan yang telah dipersonalisasi tidak perlu disesuaikan kembali dari awal. Informasi eSIM juga dapat ditransfer sehingga pengguna dapat lebih mudah melanjutkan koneksi seluler yang sebelumnya digunakan.
Dengan semakin banyaknya informasi yang dapat dibawa, perangkat Galaxy baru diharapkan dapat terasa lebih siap digunakan setelah proses transfer selesai.
Pengalaman Galaxy Bisa Disesuaikan agar Lebih Familiar
Selain memindahkan data, Samsung menyediakan sejumlah opsi untuk membantu pengguna menyesuaikan Galaxy dengan kebiasaan penggunaan sebelumnya. Pengguna Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, maupun Galaxy Z Flip8 dapat mengatur sejumlah elemen utama, termasuk gesture Swipe dan tata letak Home screen.Samsung juga menyediakan aplikasi kustomisasi Good Lock memungkinkan pengguna mempersonalisasi Home screen, perpindahan aplikasi, serta berbagai elemen antarmuka lainnya. Bagi pengguna yang sebelumnya menggunakan iOS, opsi tersebut dapat membantu menciptakan pengalaman navigasi lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Samsung menilai kemampuan menyesuaikan pengaturan tersebut dapat membantu pengguna beradaptasi dengan lingkungan baru secara lebih nyaman dan natural sejak awal penggunaan.
Quick Share Permudah Berbagi dengan Perangkat iOS
Perpindahan ekosistem tidak selalu berarti seluruh perangkat yang digunakan orang-orang di sekitar ikut berubah. Teman, keluarga, maupun rekan kerja dapat tetap menggunakan perangkat dengan platform berbeda.Karena itu, Samsung turut meningkatkan pengalaman berbagi lintas perangkat melalui Quick Share. Perangkat yang menjalankan One UI 9 dan One UI 8.5 dapat menikmati pengalaman berbagi lintas perangkat melalui Quick Share.
Pada sejumlah model yang didukung, termasuk Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Flip8, dan Galaxy S26, fitur Share with iOS devices mendukung kompatibilitas dengan AirDrop sehingga pengguna dapat berbagi file antara perangkat Galaxy dan iOS.
Samsung menyebut dukungan tersebut akan diperluas ke lebih banyak model pada masa mendatang.
Promo Galaxy Z Series Berlaku hingga 15 September 2026
Untuk mendukung pembelian Galaxy Z Series generasi kedelapan, Samsung menghadirkan sejumlah penawaran selama periode penjualan tanggal 1 September hingga 15 September 2026. Penawaran tersebut mencakup gratis satu tahun Proteksi Layar dan Google AI Pro senilai Rp1,8 juta.Selain itu, tersedia cashback hingga Rp4,5 juta untuk Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy Z Fold8, serta hingga Rp3 juta untuk Galaxy Z Flip8, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Samsung juga menyediakan program trade-in.
Konsumen yang ingin beralih ke Galaxy Z Fold8 Ultra dapat menukarkan Galaxy Z Fold7 512GB dengan nilai trade-in hingga Rp16 jutaan. Dengan tambahan cashback kartu kredit bank mitra, tersedia skema cicilan 0% dari Rp1,7 juta per bulan selama 12 bulan.
Untuk Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold7 512GB juga dapat ditukarkan dengan nilai trade-in hingga Rp16 jutaan. Dengan cashback kartu kredit bank mitra, cicilan 0 persen tersedia mulai dari Rp1,3 juta per bulan selama 12 bulan.
Dengan kombinasi transfer data lebih sederhana, dukungan terhadap lebih banyak jenis informasi, opsi personalisasi, serta kemudahan berbagi dengan perangkat iOS, Samsung berupaya mengurangi hambatan bagi pengguna yang ingin berpindah ke ekosistem Galaxy.
Informasi lebih lanjut mengenai Galaxy Z Series dan penawaran yang tersedia dapat diperoleh melalui Samsung.com/id atau Samsung Experience Store.