Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam pengembangan ekosistem esports dan hiburan di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA). Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak berupaya memperluas jangkauan esports Mobile Legends: Bang Bang sekaligus menghadirkan lebih banyak pengalaman hiburan bagi komunitas penggemar.
Pengumuman kemitraan dilakukan dalam ajang Grand Finals MPL MENA Season 9 yang juga menjadi penutup musim terbesar dalam sejarah liga tersebut. Selain menyajikan pertandingan puncak, acara ini turut menjadi panggung perayaan perkembangan pesat esports MLBB di kawasan MENA.
Menurut keterangan resmi, Qiddiya City akan mendukung MPL MENA melalui berbagai aktivasi, integrasi siaran, kegiatan komunitas, hingga program yang ditujukan untuk mendorong partisipasi generasi muda dalam dunia esports dan gaming.
Head of Esports Ecosystem Moonton Games, Ray Ng, mengatakan bahwa esports di kawasan MENA tengah memasuki fase pertumbuhan baru. Menurutnya, penggemar kini tidak hanya mencari kompetisi, tetapi juga pengalaman hiburan dan komunitas yang lebih luas.
"Kolaborasi jangka panjang seperti ini penting untuk membangun infrastruktur dan ekosistem yang mampu mendukung pertumbuhan esports secara berkelanjutan," ujar Ray Ng.
Grand Finals MPL MENA Catat Rekor Baru
Selain pengumuman kerja sama, Grand Finals MPL MENA Season 9 juga mencatat sejumlah pencapaian penting. Untuk pertama kalinya, partai puncak digelar di arena olahraga indoor profesional, yakni Hassan Mostafa Sports Hall di Kairo.
Seluruh 3.000 tiket yang tersedia untuk Grand Finals dilaporkan habis terjual. Capaian tersebut menjadikan ajang ini sebagai event offline terbesar dalam sejarah MPL MENA sekaligus turnamen berbayar pertama liga di Mesir.
Tak hanya dari sisi kehadiran penonton langsung, MPL MENA Season 9 juga mencatat rekor jumlah penonton daring. Kompetisi ini berhasil membukukan 91.542 Peak Concurrent Viewers (PCV), menjadikannya musim dengan jumlah penonton tertinggi sepanjang sejarah MPL MENA.
Acara Grand Finals turut dihadiri Presiden Egyptian Esports Federation (EESF), Sherif Abdelbaky. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Moonton Games dan EESF membahas berbagai peluang pengembangan esports di Mesir dan kawasan MENA, termasuk program pembinaan talenta muda, pengembangan liga profesional, hingga pertumbuhan ekosistem akar rumput.
Geekay Esports Juara, Lolos ke MSC 2026
Dari sisi kompetitif, Geekay Esports keluar sebagai juara MPL MENA Season 9 setelah mengalahkan Team Falcons di partai final. Hasil tersebut memastikan Geekay Esports mengamankan tiket menuju Mid Season Cup (MSC) 2026 yang akan menjadi bagian dari Esports World Cup (EWC) 2026.
Sementara itu, Team Falcons akan mewakili kawasan MENA melalui jalur Wild Card untuk memperebutkan satu tempat di babak utama turnamen.
Kehadiran Qiddiya City sebagai mitra jangka panjang menjadi sinyal positif bagi perkembangan MPL MENA. Di saat yang sama, rekor penonton dan tingginya minat penggemar menunjukkan bahwa ekosistem Mobile Legends di kawasan MENA terus mengalami pertumbuhan.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News