Yudistira Adipratama, Kepala Bidang Hukum dan Legalitas Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI).
Yudistira Adipratama, Kepala Bidang Hukum dan Legalitas Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI).

PB ESI Pamer Potensi Indonesia Bagi Pariwisata di KTT Esports Dunia

Cahyandaru Kuncorojati • 03 Oktober 2022 09:21
Jakarta: Pada acara Konferensi Tingkat Tinggi Esports Dunia yaitu IESF World Esports Summit 2022 di Busan, Korea Selatan, delegasi Indonesia berkesempatan membagikan pandangan mengenai potensi besar esports di Tanah Air dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
 
Paparan visioner tentang sport tourism tersebut disampaikan oleh Yudistira Adipratama, Kepala Bidang Hukum dan Legalitas Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) di sesi bertajuk ““The Benefits of Esports Infrastructure on Tourism”.
 
Yudistira yang juga merupakan Juru Bicara Muda PB ESI mengungkapkan, dengan sekitar
465 juta penonton esports di seluruh dunia, naik 6,7 persen dari tahun sebelumnya, dan lebih
dari 3,24 miliar orang yang bermain game secara keseluruhan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Esports menjadi cabang olahraga baru yang bertumbuh pesat, demikian juga ekosistemnya yang luas. Cakupannya menjangkau dari para pelaku olahraga prestasi, profesi-profesi
pendukung, hingga pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata, yang mayoritas adalah kalangan
muda yang sangat produktif dan menyukai mobilitas.
 
“Bisa dibayangkan apabila perhelatan-perhelatan esports dapat terus digelar secara offline dengan melibatkan seluruh ekosistem dan diadakan di destinasi-destinasi unggulan atau yang tengah menjadi prioritas,” katanya.
 
“Di Indonesia sendiri, terdapat lebih dari 53 juta gamersyang tersebar di seluruh penjuru tanah air dan mayoritas dari mereka adalah Generasi Z yang sangat menyukai travelling dan produk-produk kreatif,” ujar Yudistira.
 
Dia menilai hal tersebut sebagai sinyal positif terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata di masa depan untuk membentuk konten esports  yang mengusung sport tourism. 
 
Yudistira mengambil contoh perhelatan Indonesia Esports Summit 2022 yang di dalamnya juga terselenggara Kejuaraan Dunia Esports Bali 14th World Esports Championships. 
 
Acara tersebut dirancang sebagai bagian strategis dalam menguatkan kembali ekonomi kreatif Indonesia, selain tentunya meningkatkan kompetensi esports sebagai olahraga prestasi.
 
“Di Bali nanti, ekosistem esports tanah air dan juga dunia akan disuguhi standar baru perhelatan esports, ungkapnya. Menurut Yudistira di sini akan dikombinasikan ekosistem esports termasuk industri game dengan pariwisata Bali.
 
“Indonesia Esports Summit 2022 dan Bali 14th World Esports Championship merupakan kesempatan bagi kami untuk bereksperimen, mendobrak konsep-konsep yang sudah ada, dan menciptakan suatu tolok ukur baru untuk ajang-ajang esports mendatang,” tandasnya.
 
 
(MMI)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif