Aurora Gaming PH Juara M7 World Championship. Foto: Moonton
Aurora Gaming PH Juara M7 World Championship. Foto: Moonton

Aurora PH Juara M7 World Championship, Alter Ego Tumbang 0-4 di Grand Final

Mohamad Mamduh • 26 Januari 2026 07:45
Jakarta: Harapan publik Indonesia untuk melihat tim Tanah Air mengangkat trofi juara dunia di rumah sendiri harus sirna. Dalam laga puncak M7 World Championship yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026), wakil Filipina Aurora Gaming PH keluar sebagai juara setelah menaklukkan Alter Ego dengan skor telak 4-0.
 
Kekalahan ini memperpanjang puasa gelar tim Indonesia di ajang kasta tertinggi Mobile Legends dunia, sekaligus menegaskan dominasi tim-tim asal Filipina yang masih sulit ditandingi.
 

Game 1


Meski first blood berhasil diamankan Alter Ego, Aurora PH justru tampil solid dengan mengamankan perfect turtle. Setelah itu, kedua tim saling bertukar kill yang menunjukkan agresivitas sejak early game.
 
Perang besar terjadi pada menit ke-10 saat perebutan Lord pertama. Aurora PH keluar sebagai pemenang dan berhasil mengamankan Lord. Alter Ego masih mampu bertahan dari tekanan Aurora dan Lord tersebut.

Namun, pada menit ke-13, war kembali pecah di area Lord. Lagi-lagi Aurora PH memenangkan pertarungan dan mengamankan Lord kedua. Dengan keunggulan gold yang cukup signifikan, Aurora PH sukses menghancurkan base turret Alter Ego dan mengunci kemenangan 15:04 menit dengan skor kill 15-8, sekaligus unggul 1-0.
 

Game 2


Tempo permainan menurun pada game kedua. Tidak ada kill yang tercipta hingga Alter Ego mengamankan turtle pertama. War baru terjadi saat perebutan turtle kedua, di mana Aurora PH berhasil mengamankan objektif sekaligus mendapatkan first blood.
 
Momentum pun sepenuhnya berada di tangan Aurora PH. Mereka meningkatkan agresivitas, memenangkan berbagai objektif turret dan kill. Lord pertama dan kedua berhasil diamankan Aurora, meski Alter Ego masih mampu bertahan dari tekanan kedua Lord tersebut.
 
War penentuan terjadi pada perebutan Lord ketiga. Dengan keunggulan gold yang besar, Aurora PH kembali memenangkan pertarungan. Bahkan tanpa bantuan Lord, mereka mampu menghancurkan base turret Alter Ego. Aurora PH menutup game kedua dalam 16:05 menit dengan skor kill 20-5, memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
 

Game 3


Kepercayaan diri Aurora PH semakin meningkat setelah mendominasi dua game sebelumnya. Mereka langsung mengamankan first blood dan turtle pertama. Keunggulan ini membuat Aurora semakin agresif, mendominasi jalannya pertandingan dan meraih kill demi kill dalam setiap war.
 
Memasuki menit ke-10, dominasi Aurora PH terlihat jelas dengan keunggulan 7.000 gold. Mereka mengamankan Lord pertama tanpa perlawanan berarti dari Alter Ego. Lord tersebut dimanfaatkan dengan maksimal untuk menghancurkan base turret Alter Ego.
 
Game ketiga berakhir cepat dalam 10:55 menit dengan skor kill 15-2 untuk Aurora PH, sekaligus memastikan kemenangan 3-0.
 

Game 4


War pertama langsung terjadi pada perebutan turtle pertama. Kembali, Aurora PH sukses mengamankan first blood dan turtle. Dominasi semakin terlihat setelah Aurora PH meraih perfect turtle, serta memenangkan beberapa war yang membuat Alter Ego tertinggal jauh dari segi gold maupun kill.
 
War besar terjadi menjelang Lord pertama. Aurora PH berhasil mengeliminasi tiga pemain Alter Ego, sehingga Lord pertama diamankan tanpa perlawanan berarti. Meski Lord berhasil dihentikan, Aurora PH tetap mampu menekan dengan sisa minion dan akhirnya menghancurkan base turret Alter Ego.
 
Aurora PH menutup game keempat dan mengakhiri seri dengan skor telak 4-0 dalam waktu 11:25 dengan skor kill 17-7 untuk Aurora PH.
 

Langkah Besar Alter Ego


Meski gagal di partai puncak, perjalanan Alter Ego di M7 World Championship patut diapresiasi. Mereka sempat menyingkirkan sesama wakil Indonesia, ONIC Esports, di babak Knockout, serta menunjukkan daya juang tinggi di Lower Bracket setelah sebelumnya diturunkan ke sana oleh Aurora Gaming PH.
 
Bagi Aurora PH, kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah karena mereka resmi mencatatkan nama sebagai juara baru M-Series. Skor telak 4-0 juga menjadikan final ini sebagai salah satu yang paling berat sebelah, sekaligus menunjukkan bahwa jarak kekuatan antara tim Filipina dan Indonesia masih terasa hingga saat ini.
 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan