BOOM.ID sebagai juara kedua di Acer APAC Predator League 2019.
BOOM.ID sebagai juara kedua di Acer APAC Predator League 2019.

BOOM.ID Kembali Jadi Juara Kedua di Predator League 2019

Teknologi games esports acer predator league
Cahyandaru Kuncorojati • 20 Februari 2019 09:07
Bangkok: Rangkaian acara esport Acer APAC (Asia-Pacific) Predator League 2019 yang berlangsung tiga hari di Stadion Nimibutr Bangkok, Thailand, berakhir. Perwakilan Indonesia kembali menorehkan prestasi setelah bertanding melawan peserta negara lain.
 
Kabar membanggakan adalah BOOM.ID perwakilan Indonesia di DOTA 2 berhasil menjadi juara kedua di kompetisi tahun ini. Mengulang prestasi dan juara yang sama di Acer APAC (Asia-Pacific) Predator League 2018.
 
BOOM.ID berhasil membalaskan dendamnya tahun lalu kepada tim perwakilan Malaysia yaitu GeekFarm. Saat itu, BOOM.ID gagal mengalahkan GeekFarm yang berhasil menang sebagai juara pertama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kini GeekFarm harus puas menjadi juara ketiga dan membawa pulang hadiah senilai Rp212 juta. Sementara BOOM.ID membawa pulang Rp423 juta. Juara satu diisi oleh perwakilan Filipina yaitu tim TNC Predator dengan hadiah Rp1,1 miliar dan produk Predator Helios.
 
BOOM.ID Kembali Jadi Juara Kedua di Predator League 2019
 
"BOOM.ID telah menunjukkan kemampuan terbaiknya, kami bangga karena keberhasilan mereka di posisi kedua dapat menjadi inspirasi bagi tim lainnya di Indonesia," ungkap Presiden Direktur Acer Indonesia, Herbert Ang.
 
"Kekalahan adalah awal dari sebuah perjalanan demi meraih kesuksesan, dan Acer akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk selalu mendukung semua cerita sukses para pemain esport di Indonesia," imbuh Herbert.
 
Sementara perwakilan PUBG dari Indonesia yaitu Aerowolf TeamEight kurang beruntung. Juara pertama dimenangkan oleh AfreecaFrrecs Fatal, perwakilan Korea Selatan. Sementara juara first runnner-up dimenangkan oleh Puple Mood, perwakilan Thailand, dan di second runner-up ada Team Immunity, perwakilan Australia.
 
BOOM.ID Kembali Jadi Juara Kedua di Predator League 2019
 
"Kami berharap para atlet dari Predator League 2019 dapat melanjutkan kerja keras dan kesuksesan mereka sebagai bagian dari komunitas esport. Selamat kepada pemenang dan sampai bertemu lagi Predator League tahun 2020 di Filipina," ujar President APAC Regional Operations Acer, Andrew Hou.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif