Personil divisi The Pillars Claymore bersama Ariel Noah selaku co-founder tim esports.
Personil divisi The Pillars Claymore bersama Ariel Noah selaku co-founder tim esports.

The Pillars Claymore, Divisi Esports Pertama Ariel Noah

Teknologi games esports
Cahyandaru Kuncorojati • 14 Januari 2020 16:25
Jakarta: Bersama dengan pengumuman debut tim esports, The Pillars di turnamen Free Fire Master League memperkenalkan divisi The Pillars Claymore. Divisi yang berisikan lima pemain pro Free Fire ini tidak sepenuhnya pemain baru.
 
Kepada Medcom.id, pihak manajemen The Pillars menyebutkan nama divisi Claymore terinspirasi dari nama pedang ternama. Pedang Claymore merupakan sebuah pedang dua tangan yang berasal dari kebudayaan Skotlandia di abad ke-15.
 
Meskipun diperkenalkan sebagai tim esports bentukan sosok yang lebih dikenal di dunia musik tapi roster atau personil di dalamnya bukan pemain baru. Ada dua pemain mantan tim yang pernah menjuarai turnamen Summer League Free Fire 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dua pemain pro tersebut adalah Aditia "fluxy" Maulana sebagai kapten dan Muhammad Akrim "Azura" Fajri di posisi support yang merupakan mantan pemain di tim RRQ Poseidon. Dua pemain lainnya juga merupakan mantan pemain di tim esports ternama.
 
Ada Ramadhan "Skyzero" Saputra di posisi rusher yang berasal dari tim WAW Esports bentukan YouTuber Reza Arap. Satu lagi ada Edo Saputro "Kitket" Butar Butar manta pemain Recca Esports. Sisanya ada pemain cadangan yakni Geraldio "Geral" C Humay dan manajernya Wanda "Bio" Persada.
 
Manajemen The Pillars mengklaim bahwa pemilihan roster ini merupakan arahan langsung dari Ariel Noah dengan mempertimbangkan track record dan pengalaman tiap pemain. The Pillars Claymore akan melakoni turnamen pertamanya 14 Januari hingga 20 Februari di kantor Garena.
 
Kompetisi Free Fire Master League musim pertaman menjadi turnamen esports pertama di Tanah Air untuk tahun ini. Ada 24 tim pro player yang akan bertanding di turnamen ini dengan memperebutkan hadiah sebesar Rp1,2 miliar yang diklaim Garena sebagai hadiah terbesar yang pernah dibagikan.
 
Ditanya terkait kesiapannya menurut Ariel timnya sudah sangat percaya diri untuk langsung terjun di liga pro player. "Pede itu harus, kalo gak ya jangan ikutan sekalian, ya kerja sama tim, profesionalisme, dan manajemen juga semua sudah matang," ucap Ariel.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif