Kemenangan ini diraih setelah pertarungan sengit yang berlangsung hingga game kesembilan. Berkat hasil tersebut, MBR Omega tidak hanya membawa pulang gelar juara, tetapi juga mengamankan tiket menuju Free Fire World Series (FFWS) SEA 2026 Fall.
MBR Omega Kunci Gelar di Game Kesembilan
Perjalanan MBR Omega menuju gelar juara tidak berlangsung mudah. Mereka memasuki fase Champion Rush sejak game kelima bersama Shadow Esports. Namun, hingga game kedelapan belum ada tim yang mampu mengamankan Booyah untuk memastikan gelar.
Pertandingan mencapai puncaknya pada game kesembilan ketika sembilan tim telah memasuki fase Champion Rush. MBR Omega harus bersaing dengan sejumlah tim kuat, seperti Dewa United Horus, Shadow Esports, Kagendra, Borneo Hilang Arah, Jiggle, hingga Pandora.
Zona terakhir mengerucut di area Mammoth pada map Kalahari, menyisakan MBR Omega, Jiggle, dan Pandora. MBR Omega memilih mengambil posisi di bawah tebing Mammoth sebelum melancarkan serangan ke dua tim lawan yang berada di dataran lebih tinggi. Strategi tersebut berhasil mengantarkan mereka meraih Booyah sekaligus mengunci gelar juara.
MBR Omega menutup Grand Finals dengan total 139 poin, hasil dari tiga Booyah dan 79 poin eliminasi.
Reuni Manted dan BARA Berbuah Gelar
Keberhasilan MBR Omega tidak lepas dari peran pelatih Salman Alfa Risig (Manted) dan Tri Julio Edwardo. Manted kembali meraih gelar bersama Muhammad Akbar (BARA), yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari SES Alfaink. Reuni keduanya kini berbuah trofi pertama bagi MBR Omega.
Selain BARA, MBR Omega diperkuat oleh Rafka Dafa Fadhillah (JOKERZ), Raihan Faelani (REEFAELA), dan Jofantho Dino (FANNTZY) yang tampil konsisten sepanjang turnamen.
Pelatih MBR Omega, Tri Julio, mengatakan keberhasilan tim merupakan buah dari kedisiplinan pemain, dukungan pelatih dan manajemen, serta kerja keras seluruh anggota tim selama menjalani kompetisi.
"Dengan pemain yang disiplin, nurut, dan mau belajar, didukung pelatih dan manajemen yang bagus, MBR Omega akhirnya bisa menjadi juara di skena esports Free Fire Indonesia. Kemenangan ini didapatkan oleh kami semua, bersama-sama lewat usaha, kerja keras, dan tentunya doa," ungkapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pendukung dan berharap tim dapat melanjutkan performa positif di FFWS SEA 2026 Fall.
Wakili Indonesia di FFWS SEA 2026 Fall
Selain memperoleh bagian terbesar dari total prize pool senilai Rp850 juta, MBR Omega juga memastikan diri sebagai tim Indonesia kelima yang lolos ke FFWS SEA 2026 Fall.
Turnamen tersebut menjadi jalur kualifikasi menuju FFWS Global Finals 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Bangkok, Thailand, pada November mendatang.
Pesta 9 Free Fire Dimeriahkan Ndarboy Genk
Grand Finals FFNS 2026 Fall turut diramaikan Pesta 9 Free Fire yang digelar di Lapangan Pancasila GSP Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Acara ini menghadirkan berbagai aktivitas bagi komunitas dan penggemar, mulai dari Bangilala, Build Riding, area cosplay, zona kuliner khas Yogyakarta, hingga penampilan Orkes Pensil Alis.
Puncak acara ditutup oleh musisi asal Yogyakarta Ndarboy Genk yang membawakan 10 lagu di hadapan ribuan penonton. Penampilannya dibuka dengan lagu Mendung Tanpo Udan dan Pamer Bojo, sebelum ditutup dengan Koyo Jogja Istimewa yang dipadukan dengan lagu Selamat Ulang Tahun sebagai perayaan ulang tahun ke-9 Free Fire.
Kemeriahan tersebut menjadi penutup rangkaian Pesta 9 Free Fire yang mempertemukan kompetisi esports, hiburan, serta komunitas penggemar dalam satu perayaan di Yogyakarta.
(Sheva Asyraful Fali)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda