Press Conference Team RRQ di Lower Bracket Final VCT Pacific 2026.
Press Conference Team RRQ di Lower Bracket Final VCT Pacific 2026.

RRQ Jemkin Soroti Dugaan Nepotisme di Masters Santiago 2026

Mohamad Mamduh • 18 Februari 2026 21:46
Ringkasnya gini..
  • ​Ia juga menyoroti pelanggaran disiplin yang dibiarkan oleh pihak panitia.
  • ​Kekecewaan Jemkin memuncak pada pertandingan melawan Paper Rex.
  • Dengan berakhirnya perjalanan di Kickoff, RRQ kini akan mengalihkan fokus ke Stage 1 VCT Pacific.
Jakarta: Ambisi wakil Indonesia, Rex Regum Qeon (RRQ), untuk tampil di ajang internasional VALORANT Masters Santiago 2026 harus terhenti. Dalam laga Lower Bracket Final VCT Pacific Kickoff 2026, RRQ takluk dari Paper Rex (PRX) dengan skor 1-3.
 
​Kekalahan ini menjadi pil pahit ketiga bagi RRQ dalam tiga hari berturut-turut setelah sebelumnya juga terjegal di Upper dan Middle Bracket. Namun sorotan utama justru muncul seusai pertandingan, saat sesi konferensi pers di Sangam Colosseum, Seoul.
 

Jemkin Soroti Standar Ganda

​Bintang RRQ, Maksim "Jemkin" Batorov, menyampaikan kekecewaannya terhadap sejumlah keputusan dan penanganan dari pihak admin turnamen. Jemkin secara terbuka menuding adanya perlakuan istimewa terhadap tim-tim tertentu, terutama tim asal Korea Selatan dan tim yang lebih populer.
 
​"Saya rasa kita perlu membahas bagaimana admin bekerja di Kickoff ini. Di pertandingan melawan Nongshim, mereka terlambat hampir 18 menit tapi tidak ada penalti sama sekali," ungkap Jemkin dengan nada kecewa.

​Ia juga menyoroti pelanggaran disiplin yang dibiarkan oleh pihak panitia. "Pemain T1 selalu merokok dan vape di toilet, tapi tidak pernah kena sanksi. Tapi jika salah satu dari kami pergi merokok di tempat lain, admin langsung mengancam akan memberikan penalti," tambahnya lagi.
 

​Kejanggalan di Laga Lawan Paper Rex

​Kekecewaan Jemkin memuncak pada pertandingan melawan Paper Rex. Ia merasa komunikasi dari pihak admin sangat tidak konsisten terkait aturan Veto dan pemilihan agen.
 
​"Admin bilang pada kami, jika kami lupa membuka kunci Veto, itu kesalahan kami dan akan kena penalti. Tapi hari ini (saat melawan PRX), mereka sendiri yang tidak membuka Veto," jelas Jemkin. Ketika ditanya mengenai konsekuensinya, pihak admin diklaim hanya menjawab akan membahasnya usai pertandingan tanpa kejelasan sanksi yang instan.
 
​Jemkin menutup pernyataannya dengan kalimat yang cukup keras: "Terkadang nepotisme atau semacamnya terasa agak gila terhadap tim Korea atau tim yang lebih populer di sini".
 

​PRX Melaju ke Chile, RRQ Fokus Evaluasi

Hasil tersebut memastikan Paper Rex melaju ke Masters Santiago di Chile, menyusul Nongshim RedForce dan T1 sebagai perwakilan region Pacific. Performa impresif Jason “f0rsakeN” Susanto turut menjadi faktor penting dalam kemenangan PRX pada seri tersebut.
 
Di sisi lain, pelatih RRQ, Jovi, tetap memberikan apresiasi atas perjuangan timnya. Ia menyoroti padatnya jadwal pertandingan yang harus dijalani para pemain dalam waktu singkat, namun menegaskan bahwa tim tetap berusaha memberikan performa terbaik hingga akhir.
 
Dengan berakhirnya perjalanan di Kickoff, RRQ kini akan mengalihkan fokus ke Stage 1 VCT Pacific sebagai kesempatan berikutnya untuk membuktikan konsistensi dan memperbaiki kekurangan yang ada.
 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA