Rizky Faidan, pro player PES Indonesia usia 15 tahun asal Bandung.
Rizky Faidan, pro player PES Indonesia usia 15 tahun asal Bandung.

Indonesia Borong Juara PES Asia Finals 2019

Teknologi games esports
Cahyandaru Kuncorojati • 22 April 2019 15:11
Jakarta: Prestasi Indonesia di bidang esports bertambah lagi dengan kemenangan pemain di kompetisi tingkat internasional.
 
Prestasi terbaru datang dari tim Pro Evolution Soccer (PES) yang bertanding untuk kompetisi Asia. Tidak tanggung, pemain Indonesia memenangkan seluruh kategori kompetisi yang digelar.
 
Indonesia yang ikut serta dalam kompetisi tersebut berhasil keluar sebagai juaraFinal Regional Asia PES Leagues 2019 atau PES Asia Final di dua kategori: 1vs1 dan Co-Op Mode (3vs3).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari tujuh perwakilan pemain Indonesia, remaja 15 tahun bernama Rizky Faidan kembali menjadi bintang di kompetisi tersebut.
 
Faidan dipercaya dalam dua kategori kompetisi yang digelar di Tokyo, Jepang pada 20-21 April 2019 kemarin.
 
Di kategori 1vs1, Faidan bertemu dengan perwakilan Jepang bernama Mayageka. Sebelumnya Faidan harus berebut slot di babak semifinal dengan rekan satu negaranya yaitu Akbar Paudie.
 
Di akhir pertandingan Faidan membuktikan kehebatannya tidak bisa dibendung. Faidan berhasil menekuk lutut perwakilan Jepang dengan skor 3-2. Atas keberhasilannya, Faidan berkesemaptan membawa bendera Indonesia ke kompetisi PES World Finals di bulan Juni 2019.
 
Pada kategori pertandingan selanjutnya, Co-Op Mode (3vs3) Faidan kembali dipercaya memimpin tim perwakilan Indonesia bersama rekannya,Muchammad Ma'arif dan Rio Dwi Septiawan. Tim Indonesia berhasil melaju hingga babak final dan bertemu dengan tim perwakilan Jepang.
 
Kehadiran Faidan ternyata mampu membawa permainan tim Indonesia unggul sejak awal. Tim Indonesia menang atas tim Jepang dengan skor 3-1 di akhir babak kedua.
 
Tentu saja kemenangan ini memastikan bahwa seluruh piala di Final Regional Asia PES Leagues 2019 atau PES Asia Final menjadi milik Indonesia.
 
"Untuk pemain yang lolos saat ini dengan Tim WANI & Rizky, saya yakin Indonesia bakal menjadi “kuda hitam” di WF (World Finals) nanti. Karena bisa lolos & tampil ke WF aja udah menjadi pencapaian yang luar biasa buat Indonesia," tutur Founder Liga1 PES, Valentinus Sanusi, dalam wawancara dengan Hybrid.co.id.
 
"Jadi kita akan tampil tanpa beban, tapi yang pasti kita juga punya motivasi sendiri untuk memberi “perlawanan” dan menunjukkan kemampuan pemain-pemain Indonesia melawan dunia, termasuk sang juara bertahan," imbuhnya.
 
Valentinus sendiri menybut kemenangan yang diraih Faidan diFinal Regional Asia PES Leagues 2019 atau PES Asia Final sangat langka dan mungkin yang pertama kali di dunia. Alasannya belum pernah ada pemain yang memenangkan dua kategori berbeda dalam kompetisi regional.
 
Faidan sekali lagi berhasil membuktikan bahwa remaja usia 15 tahun ini adalah pemain pro PES untuk tingkat internasional. Pada bulan Maret lalu, Faidan juga yang berhasil membawa Indonesia bisa mendapatkan tiket di kompetisi kemarin.
 
Seperti yang dilaporkan Medcom.id, Faidan berhasilmenjuarai PES Southeast Asia Finals 2019 di Bangkok. Faidan menjadi pemain pro PES termuda di Asia Tenggara.
 
Di usia 13 tahun dia sudah aktif menjadi juara kompetisi PES tingkat nasional. Rizky sudah tiga kali lolos babak final Liga1PES sehingga menjadi perwakilan Indonesia, mulai dari PES SEA Finals 2016 di Hanoi, Vietnam, dan juara pertama di PES 2018 Malaysia.

 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif