Hal ini dicapai lewat terpilihnya mereka sebagai salah satu game yang dipertandingkan pada cabor esports di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.
Bukan cuma bangga bahwa game lokal mendapatkan panggung tapi Lokapala menjadi game lokal pertama yang ikut dipertandingkan dalam turnamen esports nasional. Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) sebagai panitia penyelenggara berharap ini menjadi langkah awal industri game Indonesia bisa berdaulat ke depannya.
“Suatu kehormatan dan sekaligus bangga, game Lokapala dilibatkan dan dijadikan salah satu gim dalam eksibisi di PON XX Papua 2021,” ujar CEO PT Melon Indonesia, Dedi Suherman.
“Semoga game Lokapala bisa diterima dan meramaikan industri game di Indonesia. Bukan hanya gim Lokapala saja, tapi kami juga ingin menunjukkan bahwa talent dan pengembangan gim yang luar biasa ini bisa mengangkat kiprah gim lokal bukan hanya di kancah dalam negeri tetapi mampu juga menembus ke pasar global,” tuturnya.
Lokapala disebutkan sebagai salah satu game yang bakal dipertandingkan di cabor esports PON XX Papua 2021 selain Free Fire, eFootbal PES, dan Mobile Legends: Bang Bang, dan PUBG Mobile.
Pertandingan game Lokapala di PON XX Papuua 2021 mengusung sistem friendly match dan siapapun bisa mendaftar sebagai peserta atau atlet. Langkah ini dilakukan sebagai bagain promosi game Lokapala di antara gamer Tanah Air.
Lokapala akan dipertandingkan di PON XX Papua 2021 pada tanggal 6-7 September 2021 secara online dan babak semifinal serta final bakal dilangsungkan tanggal 22-26 September. Di sini disediakan prizepool dengan total hadiah senilai Rp200 juta.
Tidak cuma mendukung Lokapala di PON XX Papua 2021, Melon Indonesia bersama Telkom Indonesia sebagai induk perusahaan juga menyatakan bakal terus mendukung pengembangan game buatan anak bangsa.
“Telkom sangat mendukung ekosistem game di Tanah Air sejalan dengan terus berkembangnya industri esports di Indonesia, tentunya diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi konsumen saja, oleh karena itu kita juga mendorong para kreator gim lokal bisa menghasilkan gim yang bisa mendunia,” ujar Direktur Digital Business Telkom Indonesia, Muhamad Fajrin Rasyid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News