Turnamen ini mempertemukan tim dari sejumlah kawasan, yakni Korea, Jepang, Asia Tenggara, Oseania, dan Asia Selatan. Selain dua tiket menuju GCC, para peserta juga akan memperebutkan total hadiah sebesar USD20.000 atau sekitar Rp354 juta.
Delapan tim yang akan bertanding ialah Gen.G GC, FENNEL HOTELAVA, Sasanqua, Team Falcons Vega, Full Sense Sisu, RGL wiwiwi, Swaglord9000, dan Rising Esports GC.
Gunakan Format Double Elimination
Valorant Game Changers Pacific 2026 menggunakan format double elimination bracket selama tujuh hari. Format tersebut membuat tim yang mengalami satu kekalahan masih memiliki kesempatan melanjutkan perjuangan melalui jalur lower bracket.Delapan tim akan ditempatkan ke dalam bracket berdasarkan performa kompetitif sebelumnya. Pada pertandingan pembuka, tim dari regional yang sama tidak akan saling berhadapan. Artinya, duel antartim dari kawasan yang sama, seperti dua tim Asia Tenggara, tidak akan terjadi pada laga pertama.

Persaingan kemudian berlanjut hingga menyisakan dua tim terbaik. Dua tim tersebut akan mendapatkan slot untuk tampil di Game Changers Championship di Sao Paulo.
Cara Menonton Valorant Game Changers Pacific 2026
Valorant Game Changers Pacific 2026 tidak akan menghadirkan penonton secara langsung di lokasi pertandingan. Meski demikian, penggemar tetap dapat mengikuti seluruh pertandingan melalui siaran langsung.Pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube Valorant Esports Indonesia, Twitch Valorant Indonesia, dan akun TikTok Valorant Esports Indonesia. Ketiga platform tersebut menjadi pilihan bagi penggemar untuk mengikuti persaingan delapan tim selama turnamen berlangsung.
Dengan dua tiket menuju GCC yang diperebutkan, persaingan di Bali diprediksi berlangsung ketat. Delapan tim akan berusaha memanfaatkan setiap pertandingan untuk mengamankan posisi terbaik sekaligus menjaga peluang tampil di panggung internasional di Sao Paulo.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda