Bukan hanya RRQ Kazu, dua tim Indonesia lainnya, yakni Bigetron by Vitality dan ONIC, juga berhasil mengamankan posisi di Top 12. Ketiganya berhak melanjutkan persaingan ke Fase Kedua untuk memperebutkan tiket menuju Grand Finals.
Sementara itu, EVOS Divine dan MBR Omega belum berhasil masuk ke 12 besar sehingga harus berjuang dari pertandingan berikutnya untuk menjaga peluang mereka melaju ke babak puncak.

RRQ Kazu Melonjak ke Posisi Ketiga
RRQ Kazu menjadi salah satu tim yang paling mencuri perhatian pada Week 2. Performa mereka jauh lebih meyakinkan dibandingkan pekan sebelumnya, terutama pada rangkaian pertandingan awal.RRQ Kazu langsung mengamankan dua Booyah pada hari pertama di map Purgatory dan Solara. Hasil tersebut membuat mereka menjadi Team of the Day dengan raihan 111 poin, 73 eliminasi, dan dua Booyah.
Performa positif kembali ditunjukkan pada hari ketiga. RRQ Kazu mendapatkan satu Booyah tambahan di Solara dan mengumpulkan 117 poin, sekaligus menjadi tim dengan perolehan poin terbaik kedua pada hari tersebut.
Konsistensi itu membawa RRQ Kazu mengakhiri Fase Pertama di peringkat ketiga dengan total 396 poin dari 24 pertandingan. Mereka mencatatkan tiga Booyah, 267 eliminasi, serta 129 poin placement.
Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan (Coach Ady), mengungkapkan bahwa timnya memang menggunakan pekan pertama untuk membaca permainan lawan sebelum menerapkan strategi yang lebih matang pada Week 2.
“Setelah mendapatkan data yang cukup, kami menerapkan strategi di pekan kedua untuk bisa memberikan perlawanan,” ungkap Ady.
Strategi tersebut terbukti membuahkan hasil. RRQ Kazu kini memiliki total poin yang sama dengan Team Falcons yang berada di posisi kedua, meski harus menempati peringkat ketiga berdasarkan klasemen akhir Fase Pertama.
Bigetron dan ONIC Ikuti Jejak RRQ Kazu
Selain RRQ Kazu, Bigetron by Vitality juga berhasil mempertahankan posisinya di papan atas. Robot Merah menutup Fase Pertama di peringkat keenam dengan 336 poin.Bigetron mengoleksi dua Booyah, 211 eliminasi, dan 125 poin placement dari seluruh pertandingan yang dijalani. Hasil tersebut cukup untuk membawa mereka langsung menuju Fase Kedua.
ONIC juga berhasil mengamankan tiket ke fase berikutnya. Meski berada lebih dekat dengan batas Top 12, ONIC tetap berhasil finis di posisi ke-11 dengan 275 poin.
ONIC turut menyumbangkan satu Booyah pada hari pertama Week 2. Dengan hasil tersebut, Indonesia memiliki tiga wakil yang berhasil menembus 12 besar Fase Pertama.
EVOS Divine dan MBR Omega Belum Menyerah
Perjalanan wakil Indonesia tidak hanya diisi oleh tiga tim yang berhasil lolos ke Top 12. EVOS Divine dan MBR Omega masih memiliki kesempatan untuk mengejar tiket Grand Finals.
EVOS Divine menyelesaikan Fase Pertama di posisi ke-13 dengan 266 poin. Mereka juga mendapatkan Booyah perdana pada Week 2, tetapi perolehan tersebut belum cukup untuk membawa EVOS masuk ke 12 besar.
MBR Omega berada tepat di bawahnya pada posisi ke-14 dengan 251 poin. Tim tersebut mengoleksi dua Booyah sepanjang Fase Pertama.
Kedua tim akan menjalani Fase Kedua dari jalur yang berbeda dengan tiga wakil Indonesia yang sudah berada di Top 12. Mereka perlu mengumpulkan hasil maksimal agar tetap berada dalam persaingan menuju Grand Finals.
Perjuangan Menuju Grand Finals Berlanjut
Fase Kedua FFWS SEA 2026 Fall menjadi kesempatan berikutnya bagi tim-tim yang masih mengejar tiket Grand Finals. RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC akan tampil lebih awal setelah mengamankan posisi Top 12.
Sementara itu, EVOS Divine dan MBR Omega harus menunggu hingga hari kedua Fase Kedua untuk melanjutkan perjuangan mereka.
Pekan ketiga FFWS SEA 2026 Fall akan berlangsung pada 28–30 Agustus 2026. Lima wakil Indonesia masih memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh dan mengamankan tiket menuju Grand Finals.
(Sheva Asyraful Fali)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda