Dikutip dari Reader's Digest, terapi hubungan menyebutkan beberapa perilaku yang justru bisa merusak hubungan Anda dengan pasangan.
1. Mengomel dan mengeluh
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Melihat pasangan makan tanpa cuci tangan, atau meletakkan pakaian kotor sembarangan seringkali membuat wanita sebal. Mungkin maksud Anda baik, tetapi pasangan Anda belum tentu bisa menangkap maksud baik Anda.
"Saya menyarankan untuk berlatih seni menahan perkataan Anda, memprioritaskan, dan mempertimbangkan pendekatan Anda terhadap pasangan sebelum mengomel," saran Melanie Ross Mills, PhD., pakar hubungan di Dallas.
Dia menyarankan untuk menunggu sampai saat yang tepat untuk mendiskusikan apa yang membuat Anda merasa terganggu, daripada mengomel. Misalnya, di jam minum teh bersama atau saat Anda berdua sedang santai.
2. Bersikap tidak berterima kasih
Apresiasi hal-hal kecil yang terdapat dalam diri pasangan.
"Tanamkan kebiasaan untuk mengucapkan terima kasih kepada pasangan atas setiap hal-hal yang dilakukan oleh pasangan," ujar kata Dr Mills.
3. Kurang komunikasi
Tidak memiliki percakapan atau sistem komunikasi yang efektif dapat menyebabkan perasaan dendam, kesalahpahaman, sakit hati, dan perasaan tidak dihargai.
"Jangan sampai Anda membiarkan hal-hal kecil terjadi berlarut-larut, bicarakan tentang hal tersebut saat waktunya tepat," kata Dr Mills.
4. Tidak menjadi diri Anda sendiri
"Jangan lupa untuk memiliki hidup Anda sendiri. Luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai," saran Dr Mills.
"Percaya atau tidak, ini benar-benar membuat Anda lebih atraktif. Anda berkontribusi pada hubungan dinamis karena Anda memiliki tujuan, Anda menarik, dan Anda percaya diri."
5. Tidak berani mencoba hal-hal baru
Menurut Psychology Today, meskipun tidak ada yang memaksakan diri melakukan sesuatu yang tidak ingin mereka lakukan, mematikan bagian diri kita untuk terus mencari pengalaman baru dan merespons semangat dari pasangan kita dapat menguras rasa dan spontanitas kita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(DEV)
