Ilustrasi. (Thinkstock)
Ilustrasi. (Thinkstock)

Latihan Fisik Tak Perlu Dikurangi Selama Puasa

Ramadan Ramadan 2019
Antara • 08 Mei 2019 11:26
Jakarta: Latihan fisik atau olahraga ringan semestinya tetap dilakukan tanpa harus mengurangi intensitas ataupun durasinya selama Ramadan. Tetap aktif selama berpuasa membantu tubuh menjaga kebugaran.
 
"Tak perlu (mengurangi intensitas) kalau latihannya sehabis berbuka puasa," ujar Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Universitas Indonesia Rachmad Wishnu Hidayat melansir Antara, Rabu, 8 Mei 2019.
 
Wishnu memerinci latihan fisk yang dapat dilakukan setelah berbuka puasa di antaranya joging, berenang, futsal, bulu tangkis, dan lompat tali. Sementara, latihan fisik ringan hingga sedang tetap dapat dipertahankan intensitasnya jika dilakukan jelang waktu berbuka puasa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyarankan latihan fisik ringan dan sedang dilakukan usai berbuka puasa demi menghindari dehidrasi. "Kalau latihannya ringan semisal stretching atau light cardio dengan durasi yang lebih singkat, tidak akan banyak keluar keringat," katanya.
 
Baca juga:Hal yang Perlu Diperhatikan bagi Penderita Mag saat Puasa
 
Wishnu mengatakan latihan fisik sebaiknya dilakukan 20-30 menit menjelang berbuka puasa. Durasi itu bertujuan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.
 
Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan orang dewasa berusia 18-64 tahun melakukan latihan fisik intensitas sedang setidaknya 150 menit selama seminggu. 30 menit latihan fisik lima kali seminggu dapat memenuhi durasi latihan 150 menit per pekan.
 
"Latihan fisik secara teratur manfaatnya mengurangi risiko hipertensi, penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, kanker payudara dan usus besar, atau pun depresi. Selain itu juga meningkatkan kesehatan tulang dan mampu mengendalikan berat badan," pungkasnya.

 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif