Dirut PT Jasa Marga Dessy Ariyani (ketiga dari kiri)--Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Dirut PT Jasa Marga Dessy Ariyani (ketiga dari kiri)--Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Pemberlakuan One Way saat Mudik Tak Perlu Dicemaskan

Ramadan Mudik Lebaran 2019
Candra Yuri Nuralam • 16 Mei 2019 19:55
Jakarta: Dirut PT Jasa Marga Dessy Ariyani mengatakan rencana pemberlakukan satu jalur saat mudik adalah strategi mengurangi kemacetan di sekitar rest area. Sebab kemacetan timbul karena pemudik yang parkir di bahu jalan saat rest area penuh.
 
"Masyarakat agak sulit jika rest area penuh, biasanya sisi baliknya kosong tapi sisi berangkatnya penuh. One way ini sebagai solusi kemacetan itu," kata Dessy di Crowne Plaza Jakarta, Gatot Subroto, Jakarta, Kamis 16 Mei 2019.
 
Dessy menjelaskan pemudik biasanya nekat parkir di bahu jalan dengan alasan capek maupun ingin ke toilet. Dengan memarkirkan mobil di bahu jalan menyebabkan kemacetan. Untuk itu, jalur satu arah adalah cara terbaik saat ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jasa Marga sudah memikirkan metode ini dengan matang dibantu dengan kepolisian dan dinas perhubungan. Ini, kata Dessy, sudah diyakini akan berjalan dengan baik.
 
"Memang kami membahas one way ini sudah cukup lama dari perhubungan darat, rasanya sudah tidak perlu dicemaskan, kita siap," ujar Dessy.
 
Dessy mengatakan metode jalur satu arah sudah dari berlangsung sejak 2017. Namun, pada tahun 2017, yang dilakukan kepolisian yang dilakukan hanya contra flow karena sisi sebelahnya landai.
 
Metode ini juga kembali digunakan pada tahun 2018 namun tidak dilakukan secara masif. Untuk itu, lanjut Dessy, tahun ini haruslah dilakukan untuk mengurangi kemacetan.
 
"Nah tahun ini terutama Transjawa sudah selesai yang punya jalur dua kali dua. Di Transjawa juga minat masyarakat tinggi, nanti one way tahun ini sangat bisa dilakukan," turur Dessy.
 
Baca: Strategi Kemenhub di Musim Mudik 2019
 
Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri berencana menerapkan one way, saat arus mudik dan balik Lebaran 2019. Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri mengatakan, one way akan dilakukan pada waktu dan ruas tertentu untuk kenyamanan pemudik.
 
"Waktunya tanggal 31, 1 dan 2 Juni. Puncak mudik H-3 dan H-4. Kita mengusulkan mulai tanggal 31 Juni yang belum diliburkan, mudah-mudahan jadi cuti bersama," kata Refdi, Selasa, 7 Mei 2019.
 
Refdi mengungkap, one way saat puncak mudik akan diterapkan di KM 25 Cibitung, Jawa Barat, sampai KM 262 Brebes barat, Jawa Tengah. Sementara untuk arus balik, one way direncanakan berlaku pada tanggal 7 Juni sampai 9 Juni 2019 di KM189 Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, sampai KM29 atau KM25. "Sehingga, pergerakan barang dan orang sekitar Jakarta tidak terganggu akibat one way," ucapnya.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif