Jakarta: Orang yang disuntik vaksin covid-19 saat berpuasa Ramadan 1442 Hijriah tetap memiliki kekebalan tubuh yang sama dengan mereka yang divaksinasi ketika tidak puasa. Puasa justru dianggap memberikan banyak manfaat.
"Puasa hanya menggeser waktu makan dan aktivitas yang dilakukan tetap sama. Justru banyak yang berpuasa lebih sehat dibanding saat tidak puasa karena jam makan ketika berpuasa lebih teratur,” ujar dokter umum lulusan Universitas Indonesia Yoana Periskila dalam keterangan tertulis Minggu, 18 April 2021.
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu mengatakan masyarakat diperbolehkan divaksinasi walaupun sedang berpuasa. Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menetapkan vaksinasi covid-19 tidak membatalkan puasa.
"Karena vaksin disuntikkan dan tidak melalui lubang tertentu pada manusia,” ujar dia.
Baca: 31 Pos Pengawasan Mudik di Jabodetabek Hingga Mobil Travel Bakal Disita 14 Hari
Bila merasa lemas ketika berpuasa dan harus disuntik vaksin, warga disarankan langsung beristirahat dan tidak melakukan aktivitas menguras tenaga. Warga yang hendak divaksinasi harus mengonsumsi makanan dan minuman dengan gizi seimbang saat sahur dan berbuka.
“Maka dari itu, penting bagi setiap orang untuk selalu memperhatikan kondisi fisik tubuh sebelum vaksinasi covid-19, baik ketika berpuasa maupun tidak sedang berpuasa,” ujar Ketua Gugus Covid-19 Primaya Hospital Bekasi Barat itu.
Sebelum vaksinasi, peserta harus sehat dan tidak ada keluhan, seperti demam, sesak, batuk, serta penyakit komorbid lainnya. Peserta wajib dalam kondisi stabil juga fit dan beristirahat yang cukup. Setelah vaksinasi, warga dianjurkan beristirahat dan hanya lakukan aktivitas ringan.
Juru bicara vaksinasi covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi sempat mengatakan vaksinasi tetap akan dilakukan siang hari selama Ramadan. Imunisasi pada malam hari hanya menjadi alternatif dalam kondisi tertentu.
Nadia mengatakan vaksinasi tidak memberikan dampak langsung terhadap seseorang yang berpuasa. Namun, yang harus menjadi perhatian ialah efek samping yang muncul pada sebagian orang.
Vaksin untuk Indonesia
Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/BxExvZ7vBA4" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
Jakarta: Orang yang disuntik vaksin covid-19 saat berpuasa Ramadan 1442 Hijriah tetap memiliki kekebalan tubuh yang sama dengan mereka yang divaksinasi ketika tidak puasa. Puasa justru dianggap memberikan banyak manfaat.
"Puasa hanya menggeser waktu makan dan aktivitas yang dilakukan tetap sama. Justru banyak yang berpuasa lebih sehat dibanding saat tidak puasa karena jam makan ketika berpuasa lebih teratur,” ujar dokter umum lulusan Universitas Indonesia Yoana Periskila dalam keterangan tertulis Minggu, 18 April 2021.
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu mengatakan masyarakat diperbolehkan divaksinasi walaupun sedang berpuasa. Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menetapkan vaksinasi covid-19 tidak membatalkan puasa.
"Karena vaksin disuntikkan dan tidak melalui lubang tertentu pada manusia,” ujar dia.
Bila merasa lemas ketika berpuasa dan harus disuntik vaksin, warga disarankan langsung beristirahat dan tidak melakukan aktivitas menguras tenaga. Warga yang hendak divaksinasi harus mengonsumsi makanan dan minuman dengan gizi seimbang saat sahur dan berbuka.
“Maka dari itu, penting bagi setiap orang untuk selalu memperhatikan kondisi fisik tubuh sebelum vaksinasi covid-19, baik ketika berpuasa maupun tidak sedang berpuasa,” ujar Ketua Gugus Covid-19 Primaya Hospital Bekasi Barat itu.
Sebelum vaksinasi, peserta harus sehat dan tidak ada keluhan, seperti demam, sesak, batuk, serta penyakit komorbid lainnya. Peserta wajib dalam kondisi stabil juga fit dan beristirahat yang cukup. Setelah vaksinasi, warga dianjurkan beristirahat dan hanya lakukan aktivitas ringan.
Juru bicara vaksinasi covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi sempat mengatakan vaksinasi tetap akan dilakukan siang hari selama Ramadan. Imunisasi pada malam hari hanya menjadi alternatif dalam kondisi tertentu.
Nadia mengatakan vaksinasi tidak memberikan dampak langsung terhadap seseorang yang berpuasa. Namun, yang harus menjadi perhatian ialah efek samping yang muncul pada sebagian orang.
Vaksin untuk Indonesia
Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.