Berita tentang informasi Ramadan 2024 terkini dan terlengkap

Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran memberikan keteranganpers dalam apel kesiapan patroli berskala besar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Mei 2021. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran memberikan keteranganpers dalam apel kesiapan patroli berskala besar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Mei 2021. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Ini Titik Fokus Patroli Skala Besar Malam Takbiran

Theofilus Ifan Sucipto • 12 Mei 2021 18:48
Jakarta: Sebanyak 1.024 personel gabungan diterjunkan dalam patroli berskala besar. Sejumlah titik menjadi fokus pengamanan untuk mengantisipasi takbiran Idulfitri 1442 Hijriah.
 
"Titik-titik keramaian di jalan utama dan sentra ekonomi jadi fokus utama pengamanan kita," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran dalam apel kesiapan patroli berskala besar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Mei 2021.
 
Fadil berharap masyarakat patuh takbiran virtual di rumah masing-masing. Pasalnya, takbiran di jalanan berpotensi menularkan covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 1.024 Personel Gabungan Disebar Antisipasi Takbiran
 
Dia mafhum sejumlah masjid menggelar takbiran. Namun, Fadil mengingatkan peserta yang hadir langsung hanya boleh 10 persen dari kapasitas maksimal.
 
"Jika nekat takbir keliling akan kami imbau persuasif dan kita minta pulang ke rumah masing-masing," tutur mantan Kapolda Jawa Timur itu.
 
Patroli berskala besar terbagi dalam dua strategi. Pertama, filterisasi kendaraan pada pukul 18.00 hingga 22.00 WIB.
 
"Bila ada kendaraan hendak takbir keliling akan diberi arahan dan edukasi untuk kembali ke rumah masing-masing," ujar dia.
 
Strategi kedua berlangsung pukul 22.00 WIB hingga usai. Personel gabungan bakal aktif menyisir jalanan dan masyarakat di Ibu Kota.
 
"Kalau tidak ada kepentingan dan tidak bisa menunjukkan alasan yang tepat akan diminta kembali ke rumah," papar Fadil.
 
Fadil mengingatkan seluruh personel melakukan tugasnya dengan humanis dan persuasif. Petugas harus bisa merangkul warga.
 
"Tidak boleh ada perilaku-perilaku anggota melukai perasaan masyarakat," tegas dia.
 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(OGI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif