Ramadan. Foto: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ramadan. Foto: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Sidang Penentuan Lebaran Digelar Hari Ini

Ramadan idul fitri Ramadan 2019
Antara • 03 Juni 2019 07:59
Jakarta: Sidang isbat atau penentuan jatuhnya Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1440 Hijriah digelar Senin, 3 Mei 2019. Rapat dimulai sebelum waktu salat Magrib di kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta Pusat.
 
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dijadwalkan akan memimpin sidang ini. Acara bakal diikuti para ulama, tokoh organisasi kemasyarakatan Islam, pakar astronomi, delegasi negara sahabat, dan unsur terkait lainnya.
 
Sidang isbat itu diawali paparan secara terbuka mengenai posisi bulan sabit baru (hilal) berdasarkan data astronomi (falak) oleh pakar. Kegiatan dilanjutkan dengan salat Magrib kemudian dilakukan sidang tertutup. Setelah itu, hasil sidang isbat akan diumumkan dalam jumpa pers.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Agus Salim mengatakan Kemenag menyebar para pemantau hilal di 105 titik di seluruh Indonesia. Kemenag dalam menetapkan jatuhnya Lebaran memadukan dua metode.
 
Metode pertama adalah melalui perhitungan astronomi (hisab) untuk menentukan posisi pasti hilal. Kemudian, prakiraan letak bulan baru didapatkan dan dikonfirmasi dengan melihat hilal secara langsung (rukyat).
 
Apabila bulan baru terlihat perukyat beberapa saat setelah magrib tiba (qabla ghurub) petang ini ditetapkan sudah memasuki 1 Syawal. Artinya, masyarakat Indonesia akan merayakan Lebaran pada Selasa, 4 Juni 2019, atau puasa berlangsung selama 29 hari versi pemerintah.
 
Sementara itu, jika hilal tidak disaksikan para perukyat, Senin petang ditetapkan sebagai malam 30 Ramadan. Dengan kata lain, 1 Syawal jatuh pada Rabu, 5 Mei 2019, atau pada Senin petang masyarakat muslim masih melanjutkan prosesi amalan puasa seperti Tarawih dan pada Selasa, 4 Juni 2019, muslim di Indonesia masih berpuasa.
 
Baca: Jokowi Berlebaran di Jakarta
 
Dengan begitu, jumlah hari puasa pada bulan Ramadan tahun ini adalah 30 hari versi pemerintah. Penetapan hari besar Islam sendiri pada umumnya menggunakan patokan penanggalan lunar atau qomariyah. Sistem kalender tersebut menggunakan bulan sebagai dasar perhitungan astronomi dan dituangkan dalam kalender Hijriah.
 
Pergantian hari dalam sistem kalender lunar menggunakan petang atau batas perpindahan sore ke malam sebagai titik mula pergantian hari. Hal ini berbeda dengan penanggalan Masehi yang menggunakan sistem Gregorian dengan menetapkan pergantian hari dimulai pada pukul 00.00 WIB.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif