Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan (prokes) disiplin selama mudik. Mulai dari menggunakan masker, telah menjalani tes covid-19, hingga sudah divaksin dosis ketiga atau booster.
Juru bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan pihaknya tidak mampu mengawasi satu per satu pemudik dalam menerapkan prokes. Ia berharap prokes dijalankan tanpa harus dipantau petugas.
"Kalau kita cek satu-satu (prokesnya) bisa mengular kemana-mana jadi masalah baru lagi. Kita berharap masyarkat betul-betul punya kesadaran," ujar Adita dalam konferensi pers secara virtual, di kanal Youtube BNPB, Jumat 22 April 2022.
Adita menekankan penerapan prokes secara baik, semata-mata untuk kepentingan pribadi. Sehingga, tidak menyebabkan potensi penularan covid-19 di kampung halaman.
Baca: Kebijakan Mudik Harus Diimbangi Ketegasan Protokol Kesehatan
"Mudik itu ketemu orang tua, hampir (kebayakan) orang tua komorbid. Kita yang sehat lebih mudah melakukan upaya-upaya yang komorbid tidak tertular," terangnya.
Lebih lanjut, Adita menyebut sejumlah posko pelayanan kesehatan bakal didirikan disejumlah titik yang ramai dilewati pemudik. Posko tersebut, kata Adita, tidak berfungsi untuk menskrining kesehatan pemudik, melainkan memastikan kondisi pemudik tetap fit.
Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan (prokes) disiplin selama
mudik. Mulai dari menggunakan masker, telah menjalani tes covid-19, hingga sudah divaksin dosis ketiga atau
booster.
Juru bicara
Kemenhub Adita Irawati mengatakan pihaknya tidak mampu mengawasi satu per satu pemudik dalam menerapkan prokes. Ia berharap prokes dijalankan tanpa harus dipantau petugas.
"Kalau kita cek satu-satu (
prokesnya) bisa mengular kemana-mana jadi masalah baru lagi. Kita berharap masyarkat betul-betul punya kesadaran," ujar Adita dalam konferensi pers secara virtual, di kanal Youtube BNPB, Jumat 22 April 2022.
Adita menekankan penerapan prokes secara baik, semata-mata untuk kepentingan pribadi. Sehingga, tidak menyebabkan potensi penularan covid-19 di kampung halaman.
Baca:
Kebijakan Mudik Harus Diimbangi Ketegasan Protokol Kesehatan
"Mudik itu ketemu orang tua, hampir (kebayakan) orang tua komorbid. Kita yang sehat lebih mudah melakukan upaya-upaya yang komorbid tidak tertular," terangnya.
Lebih lanjut, Adita menyebut sejumlah posko pelayanan kesehatan bakal didirikan disejumlah titik yang ramai dilewati pemudik. Posko tersebut, kata Adita, tidak berfungsi untuk menskrining kesehatan pemudik, melainkan memastikan kondisi pemudik tetap fit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)