Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan jumlah pemudik dengan pesawat di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Banten, meningkat hingga tiga persen dibandingkan 2019. Hal itu berdasarkan data per Jumat, 29 April 2022.
"Pada H-3, tercatat penumpangnya 141 ribu orang. Ini menandakan kegiatan ekonomi sudah mulai bergerak," kata Budi saat memantau arus mudik di Bandara Soekarno Hatta, Banten, Minggu, 1 Mei 2022.
Baca: Pemudik di Bandara Soekarno-Hatta Melandai
Budi mafhum hal itu terjadi lantaran animo masyarakat meningkat. Pasalnya, masyarakat dilarang mudik dalam dua tahun terakhir.
Meski begitu, Budi mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan yang telah menyiapkan mudik. Persiapan dinilai cukup baik di tengah keterbatasan.
"Dengan jumlah sarana yang lebih sedikit, tapi bisa menciptakan pergerakan yang banyak," papar dia.
Budi juga berbincang dengan sejumlah penumpang bernama Otto dan Fanny. Mereka mengaku senang pemerintah mengizinkan mudik tahun ini.
"Ini saat yang dinanti warga Indonesia karena dua tahun tidak mudik, jadi rasa kangen tidak terbayangkan," tutur Otto yang hendak mudik ke Belitung.
Senada, Fanny sangat antusias untuk mudik ke Lampung. Dia menilai pemerintah sudah berupaya dengan baik untuk menyiapkan mudik dengan baik.
"Terima kasih atas usahanya mulai dari rekayasa lalu lintas dan lain-lain untuk mempermudah mudik tahun ini," kata Fanny.
Jakarta: Menteri Perhubungan
Budi Karya Sumadi mengatakan jumlah pemudik dengan pesawat di Bandara
Soekarno Hatta (Soetta), Banten, meningkat hingga tiga persen dibandingkan 2019. Hal itu berdasarkan data per Jumat, 29 April 2022.
"Pada H-3, tercatat penumpangnya 141 ribu orang. Ini menandakan kegiatan ekonomi sudah mulai bergerak," kata Budi saat memantau arus mudik di Bandara Soekarno Hatta, Banten, Minggu, 1 Mei 2022.
Baca:
Pemudik di Bandara Soekarno-Hatta Melandai
Budi mafhum hal itu terjadi lantaran animo masyarakat meningkat. Pasalnya, masyarakat dilarang mudik dalam dua tahun terakhir.
Meski begitu, Budi mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan yang telah menyiapkan mudik. Persiapan dinilai cukup baik di tengah keterbatasan.
"Dengan jumlah sarana yang lebih sedikit, tapi bisa menciptakan pergerakan yang banyak," papar dia.
Budi juga berbincang dengan sejumlah penumpang bernama Otto dan Fanny. Mereka mengaku senang pemerintah mengizinkan mudik tahun ini.
"Ini saat yang dinanti warga Indonesia karena dua tahun tidak mudik, jadi rasa kangen tidak terbayangkan," tutur Otto yang hendak mudik ke Belitung.
Senada, Fanny sangat antusias untuk mudik ke Lampung. Dia menilai pemerintah sudah berupaya dengan baik untuk menyiapkan mudik dengan baik.
"Terima kasih atas usahanya mulai dari rekayasa lalu lintas dan lain-lain untuk mempermudah mudik tahun ini," kata Fanny.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEV)